SIMALUNGUN, Armadanews.id – Ratusan masyarakat Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi Kabupaten Simalungun yang telah sebulan lamanya menggelar aksi demo di lahan perusahaan PTPN. IV Bah Jambi, hingga kini belum juga mendapat kepastian.
Masyarakat menuntut kepada pihak PTPN. IV agar mengembalikan tanah ulayat mereka yang mereka tuduh telah “dicaplok” oleh perusahaan itu.
Mereka pun menuntut agar PTPN. IV mengembalikan tanah ulayat mereka seluas 200 hektare yang berada di afdeling 2 Blok 95 C, D, E, F, I dan J Nagori Mariah Jambi Kecamatan Jawa Maraja.
Pantauan di lapangan, pihak personil Kepolisian Polres Simalungun melakukan pengamanan lokasi saat para karyawan perusahaan sedang melakukan panen buah kelapa sawit yang dihalangi oleh masyarakat sekitar.

Pangulu Nagori Mariah Jambi Darwis Tambunan ketika dikonfirmasi wartawan media armadanews, Rabu (16/09/2020) mengatakan, memang benar ada warganya melakukan aksi demo di lahan perusahaan PTPN. IV Bah Jambi hampir sebulan mereka aksi demo.
“Masyarakat yang demo ada sekitar 147 kepala keluarga dan tuntutan ini sudah hampir puluhan tahun yang lalu. Informasinya masyarakat besok Kamis (17/09/2020) masyarakat katanya buat aksi lebih besar lagi,” ujarnya. (Oji)





