TANAH JAWA, Armadanews.id | Untuk menghormati para leluhur Raja-Raja Simalungun, Calon Bupati Simalungun nomor urut 2 Muhajidin Nur Hasim berziarah ke makam Raja Simalungun, Raja Tanah Jawa, Tuan Sang Madjadi Sinaga di Kelurahan Pamatang Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa, Jumat (2/10/2020) sore. Saat berziarah, Bang Hasim didampingi langsung pihak keluarga Raja Tanah Jawa Tuan Sang Madjadi Sinaga.

Untuk masuk ke lokasi makam, dilakukan prosesi membuka pintu dengan membawa bunga, daun sirih, dan air. Setelah pintu dibuka, Bang Hasim masuk, memanjatkan doa, dan menyiramkan air ke makam.
Cucu Tuan Sang Madjadi Sinaga, Tuan Rosa Sinaga mengucapkan terima kasih kepada Hasim yang telah melaksanakan ziarah ke makam leluhurnya. Ia mendoakan Hasim tetap sehat dan tetap amanah jika terpilih menjadi Bupati Simalungun.
“Terimakasih kepada Bang Hasim yang telah datang berziarah. Semoga sehat-sehat selalu dan kalau nantinya menjadi pemimpin, selalu amanah,” katanya.
Usai ziarah, Bang Hasim membagikan makanan dan tali asih kepada anak-anak yang ada di kampung tersebut.

Tuan Sang Madjadi Sinaga adalah Raja dari Kerajaan Tanah Jawa periode 1919-1940. Tuan Sang Madjadi Sinaga adalah Raja ke-10, menggantikan Tuan Djintar yang meninggal dunia tahun 1917 dalam pengasingan di Medan.
Tahun 1940, Kerajaan Tanah Jawa di bawah pimpinan Tuang Sang Madjadi Sinaga mendapat penghargaan dari pemerintah Hindia Belanda berupa Tongkat Pusaka Kerajaan yang dibalut emas serta Payung Kebesaran berwarna kuning keemasan atas prestasi beliau di dalam memajukan Kerajaan Tanah Jawa.
Di tahun yang sama, tidak begitu lama setelah menerima tanda penghargaan dari Pemerintah Belanda, dia wafat. Berita wafatnya termaktub dalam majalah Pewarta Kerajaan tertanggal 15 Agustus 1940.
Jenazah Tuan Sang Madjadi Sinaga dimakamkan tepat di belakang rumah bolon yang terbakar hangus saat Revolusi Sosial tahun 1946. Saat ini bekas rumah bolon tersebut berdasarkan musyawarah keluarga, telah diwakafkan dan dijadikan Masjid Jamik yang letaknya berada di Kampung Dalam dekat Pekan Tanah Jawa. (*/AN)





