SIMALUNGUN, Armadanews.id | Endi Pernando (17), warga Silau Tomuan, Nagori Bongguran Kariahan yang hilang tenggelam di air terjun Tarak Ni Onggang, Nagori Bongguran Kariahan, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun diduga tertahan di dalam lumpur sedalam 5 meter.
Hal itu disampaikan Pangulu Bongguran Kariahan Jhon Paris Lingga ketika ditemui di kantornya mengatakan korban Endi Pernando tertahan di dalam lumpur, kalau kedalamannya kurang lebih 5 meter.
“Mungkin korban tertahan di dalam lumpur dengan kedalaman 5 meter,” kata Pangulu Bongguran Kariahan Jhon Paris Lingga, Selasa (06/10/2020)
Dikatakan Jhon Paris Lingga, Tim Basarnas akan mencoba mencoba mencari ketempat lumpur, karena tabung oksigen sudah ada di lokasi. “Hari ini tim Basarnas akan mencoba mencari ketempat yang berlumpur, mudah-mudahan membuahkan hasil,” ujarnya.
Lanjutnya, pencarian dengan menyisir sepanjang lokasi telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil. “Orang pintar pun sudah diturunkan ke lokasi, mudah mudahan hari ini dapat ditemukan,” tutup Pangulu Bongguran Kariahan Jhon Paris Lingga.

Sebelumnya, Endi Pernando (17) tenggelam di air terjun Tarak Ni Onggang, Nagori Bongguran Kariahan, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun dan sampai saat ini belum ditemukan.
Salah seorang warga P Saragih ketika ditemui mengatakan, bahwa kejadian ini sekitar pukul 13.30 WIB pada hari Minggu (04/10/2020). “Ini terjadi pada hari Minggu, korban berenang bersama dengan 5 orang temannya,” kata Saragih.
Kalau korban dikatakannya tidak tahu berenang, tiba tiba korban langsung melompat ke lokasi, korban pun tidak ada muncul ke atas. “Tiba tiba korban melompat untuk berenang, tapi korban tidak ada kelihatan lagi,” terang Saragih.
Kawannya pun mencoba memberikan pertolongan, akan tetapi korban tak kelihatan lagi. “Diduga korban sudah tertimbun pasir, karena semalam hujan sangat deras kali,” paparnya
Salah seorang teman korban Sunardi Saragih mengatakan, mereka mencoba untuk menolong korban, tetapi kami tidak sanggup, karena korban langsung tenggelam. “Kami sudah berupaya melakukan pertolongan, tetapi korban tidak kelihatan lagi. Saya pun memberitahukan kepada warga, tapi korban belum di temukan. Kami ada 6 orang yang sedang mandi mandi di lokasi,” sebutnya. (Gir)





