JANDI RAYA, Armadanews.id Ι Proyek peningkatan Jalan menuju Jandi Raya, Nagori Raya Huluan, Kecamatan Dolog Masagal, Kabupaten Simalungun yang bersumber APBD Simalungun TA 2020 diduga dikerjakan asal jadi.
Pasalnya, meskipun proyek itu baru selesai dikerjakan, tapi realisasinya dilapangan sangat memprihatinkan serta aspal sangat tipis dan diduga pihak rekanan mengerjakan lapen tanpa mengikuti acuan spek.

“Lapisan aspalnya terlihat tipis, dan langsung ditutup dengan pasir, masih beberapa hari, bebatuan yang ditutup pasir sudah terlepas dari aspal. Untuk itu ,” ujar Purba, Rabu(7/10/2020.
Pengerjaan jalan tersebut diduga dikerjakan rekanan terkesan asal jadi dan penggunaan material lapen diduga tidak sesuai bestek.
Sementara itu, Saragih pengguna jalan mengatakan jalan itu baru saja selesai dikerjakan, namun dirinya juga menyayangkan atas sikap rekanan yang mengerjakan proyek itu terkesan terburu-buru.

“Pemborongnya mengerjakan proyek jalan terkesan asal jadi. Lihat lah hasilnya tipis, belum lagi umurnya masih beberapa hari sudah bergelombang, serta beberapa sisi batu krikil berlepasan bertanda penggunaan material minim.” ujar Saragih
Lanjut Saragih, kita sangat mengharapkan proyek ini ditinjau ulang lagi, agar uang rakyat yang dikucurkan untuk pembangunan jalan itu tidak terbuang sia-sia,” pintanya.
Untuk itu kami berharap agar pihak pengawas dari Dinas PUPR segera terjun ke lapangan untuk melihat, menegur pengerjaan tersebut agar segera di perbaiki bila terjadi penyimpangan. Jangan seolah- olah pihak pengawas dari dinas terkait tutup mata.
“Seharusnya kontraktor seperti ini jangan lagi diberi pekerjaan dan perusahaannya layak di Blacklis. Yang tidak patuh pada aturan,”ujar Saragih.
Sementara itu, Kadis PUPR Simalungun Benni Saragih ketika di konfirmasi via seluler sekira pukul 18.08 WIB tidak bersedia mengangkat telepon genggamnya. (Gir)





