Armada News
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb
No Result
View All Result
Armada News
  • News
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
HomeRegionalKABUPATENSimalungun
Tonny Saritua Purba (Penyuluh Swadaya Petani Padi Indonesia)

Tonny Saritua Purba (Penyuluh Swadaya Petani Padi Indonesia)

Budidaya Tanaman Jeruk di Simalungun Dominan Disemprot Racun Setiap Minggu, Apakah Menyehatkan Jika Dikonsumsi.?

Penulis:Armadanews.id
17 Oktober 2020 | 10:02 WIB
inSimalungun

CATATAN : TONNY SARITUA PURBA (Penyuluh Swadaya Petani Padi Indonesia)

SIMALUNGUN, Armadanews.id I Saya selama 3 hari, sejak tanggal 12-15 Oktober 2020 mengunjungi beberapa petani jeruk di beberapa Desa yang ada di Kabupaten Simalungun, dominan petani jeruk yang ada mengatakan hama dan penyakit tanaman jeruk adalah lalat buah.

Lalat buah merupakan salah satu hama penting pada jeruk, kerugian bagi petani karena larvanya akan menyebabkan gugurnya buah jeruk sebelum mencapai kematangan yang diinginkan. Hal ini sangat merugikan bagi petani karena dapat menghambat peningkatan produksi, kwalitas buah dan potensi gagal panen besar sekali

Untuk mencegah hama ulat buah, dominan petani jeruk akan menyemprotkan Pestisida berupa Fungisida dan Insektisida. Biasanya para petani dalam satu minggu bisa sampai 2 kali penyemprotan agar hama ulat buah tidak ada.

Saya bertanya kepada beberapa orang petani mengapa setiap minggu selalu menyemprotkan racun ? Jawaban dari petani tersebut adalah jika tidak disemprotkan dengan racun maka buah jeruk akan terkena hama dan penyakit, khususnya hama ulat buah.

Setelah petani menjawab, saya jelaskan secara singkat mengapa bisa demikian ? Karena dominan petani sudah menganggap bahwa jika tanaman jeruk tidak disemprot Pestisida maka lalat buah akan ada di dalam buah jeruk, gagal panen bisa terjadi. Tanaman jeruk sudah ketergantungan Pestisida termasuk wawasan petani juga sudah keliru, saya sebagai salah satu Penyuluh Swadaya Petani Padi Indonesia ikut prihatin melihat kondisi petani jeruk yang ada di Kabupaten Simalungun.

Saat saya berkumpul dengan para petani jeruk, saya juga melakukan pemberdayaan, pelatihan dan penyuluhan kepada petani jeruk yang ada di 2 Desa di Kecamatan Purba, Simalungun. Ada beberapa hal yang saya lakukan, seperti :

Pertama, petani harus menyuburkan tanah, potensi kotoran hewan yang ada dikumpulkan, seperti kotoran hewan kambing, domba, kerbau atau sapi bisa diproses menjadi Pupuk Kandang.

Kedua, saya mengadakan pelatihan cara pembuatan Bakteri Dekomposer agar kotoran hewan diproses dan difermentasikan menjadi Pupuk Kandang.

Ketiga, saya jug mengajarkan pelatihan cara pembuatan Pupuk Hayati dari bahan-bahan yang ada di sekitar petani, bisa dimanfaatkan bahan dari bonggol pisang, di dalam bonggol pisang sangat banyak kandungan bakterinya

Keempat, jika penyuburan tanah sudah dilakukan, Pupuk Kandang diberikan ditambahkan Pupuk Hayati/Mikroba maka hama dan penyakit tanaman akan dikendalikan secara ekologis, telur ulat buah yang ada di dalam buah jeruk akan dikendalikan oleh ekosistem mikroba, perlahan populasi ulat buah akan berkurang.

Proses penyuburan tanah harus berlangsung secara konsisten, tentu butuh waktu dan proses sehingga SDM dan keterampian petani perlu dibangun terlebih dahulu, tanpa adanya itu maka petani akan selalu ketergantungan Pestisida, tanah perlahan akan kronis, kehidupan eksosistem mikroba di dalam tanah bisa punah, modal bertani akan semakin mahal sementara harga jual relatif semakin turun. Komoditi pertanian jika dikonsumsi tentu tidak akan menyehatkan, kesehatan akan terganggu dan kesejahteraan petani juga akan semakin sulit tercapai

Tulisan saya ini sebagai sebuah renungan bersama bukan  hanya bagi petani jeruk saja tetapi juga untuk semua petani termasuk kepada Pemerintah juga. Harapan saya sebagai salah satu Penyuluh Swadaya Petani Padi Indonesia adalah agar SDM petani dibangun kembali, masalah SDM petani adalah tanggung jawab kita bersama, keterampilan petani harus dibangun agar kehidupan petani bisa lebih baik lagi, sejahtera dan masyarakat yang mengkonsumsi hasil komoditi pertanian bisa lebih sehat lagi. (*/AN)

Lanjutkan Membaca

Wujudkan Aksi Nyata, Pemerintah dan Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun Tanam Puluhan Ribu Bibit Pohon, Dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Simalungun

Wujudkan Aksi Nyata, Pemerintah dan Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun Tanam Puluhan Ribu Bibit Pohon, Dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Penulis:Armadanews.id
6 Juni 2026 | 19:19 WIB

BAH JAMBI-- Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah bersama berbagai komunitas lingkungan menggelar aksi penanaman puluhan ribu bibit pohon di...

Read moreDetails
Rakernas di Siantar,  Parsadaan Purba Pakpak Boru Panogolan Siap Menjadi Mitra Strategis Dalam Mendukung Pemerintahan
Simalungun

Rakernas di Siantar,  Parsadaan Purba Pakpak Boru Panogolan Siap Menjadi Mitra Strategis Dalam Mendukung Pemerintahan

Penulis:Armadanews.id
1 Juni 2026 | 20:22 WIB

SIANTAR -- Parsadaan Purba Pakpak Boru Panogolan (P3BP) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kota Pematangsiantar, tepatnya di Hotel Batavia,...

Read moreDetails
Pengurus Lokal BKS PGI-GMKI Pematangsiantar-Simalungun Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
Simalungun

Pengurus Lokal BKS PGI-GMKI Pematangsiantar-Simalungun Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Penulis:Armadanews.id
26 Mei 2026 | 11:46 WIB

SIANTAR -- Pengurus Lokal Badan Kerjasama (BKS) PGI-GMKI Pematangsiantar-Simalungun Periode 2026-2031 resmi dilantik dalam momentum Hari Ulang Tahun Persekutuan Gereja-Gereja...

Read moreDetails
Konsep Otomatis
Simalungun

Tempo Sepekan, Polres Simalungun Berhasil Ringkus 13 Tersangka dan Bongkar Bandar Jaringan Aceh dengan Ratusan Gram Sabu

Penulis:Armadanews.id
20 Mei 2026 | 21:23 WIB

SIMALUNGUN – Polres Simalungun kembali menggelar press release yang menjadi bukti nyata keseriusan institusi Kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di...

Read moreDetails

Berita Terbaru

Pematang Siantar

Ishak Hutasuhut Kembali Dipercaya Pimpin Al Washliyah Pematangsiantar Periode 2026–2031, Wali Kota Ajak Perkuat Sinergi Umat dan Pemerintah

13 Juni 2026 | 15:35 WIB
News

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

7 Juni 2026 | 20:30 WIB
Medan

Warisan Kebaikan Pendiri ALS Terus Hidup, Chandra Lubis Sambut Jamaah Haji Kloter 5 dengan Nasi Kotak untuk Semua

7 Juni 2026 | 18:51 WIB
Medan

Brimob Sumut Gagalkan Aksi Tawuran Dini Hari, Empat Pelaku dan Dua Kelewang Diamankan Saat Patroli Kota Medan

7 Juni 2026 | 09:20 WIB
Pakpak Bharat

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunker Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN

6 Juni 2026 | 19:45 WIB
Pakpak Bharat

Kepala UPT Jalan Jembatan Dolok Sanggul Tinjau Pelaksanaan Peningkatan Mutu Dan Kualitas Jalan Penghubung Pakpak Bharat – Humbang Hasundutan

6 Juni 2026 | 19:37 WIB
News

Membanggakan! Mahasiswa Polteknaker Raih 10 Penghargaan di Dua Ajang Nasional

6 Juni 2026 | 19:27 WIB
Pematang Siantar

Siantar Jamming Roots Guncang Pematang Siantar, Satukan Musisi, UMKM, dan Komunitas Kreatif dalam Satu Panggung Besar

6 Juni 2026 | 19:22 WIB
Simalungun

Wujudkan Aksi Nyata, Pemerintah dan Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun Tanam Puluhan Ribu Bibit Pohon, Dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

6 Juni 2026 | 19:19 WIB
Pakpak Bharat

Pemkab Pakpak Bharat Bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Gelar Rakor Penetapan Tapal Batas Wilayah

4 Juni 2026 | 19:28 WIB
Medan

Polemik Hotel Peserta AFF U-19, Amiruddin Minta PSSI Sumut Introspeksi Diri

3 Juni 2026 | 15:52 WIB
Tapanuli Utara

21 Hari Operasi Antik Toba Berlangsung, Polres Taput Berhasil Menangkap 13 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

3 Juni 2026 | 15:48 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Terms
  • Policy
  • Pedoman
PT. Putra Armada Defran
Jalan Handayani II, Bah Kapul, Sitalasari, Pematang Siantar

© 2026 Armada News ID

rotasibarakberita hari inidanau toba

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb

© 2026 Armada News ID

rotasibarakberita hari inidanau toba

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb

© 2026 Armada News ID

rotasibarakberita hari inidanau toba