SIANTAR,Armadanews.id |
Peresmian Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kota Pematang Siantar Alex Wijaya Panjaitan ST dari Partai Keadialan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang berhalangan tetap (meninggal dunia-red) hingga saat ini belum juga ada kejelasan.
Alhasil, seluruh Kader dan Pengurus DPK PKPI Kota Siantar merasa kecewa. Salah satunya seperti diutarakan langsung oleh mantan Ketua DPK PKPI Kota Siantar Jimmy Elison Masito Purba, Jumat (6/2021) sekira jam 10.00 wib.
Kepada kru media ini Jimmy mengatakan belum tahu, mengapa DPP PKPI Provinsi Sumatra Utara belum juga mengusulkan/merekomendasikan PAW alm Alex W. Panjaitan ST ke KPUD dan DPRD Kota Siantar.
“Selain kekosongan anggota DPRD Siantar saat ini, saya juga sedang menggugat DPP PKPI SUMUT karena tidak ada memberikan surat pemberhentiaan kepada saya selaku ketua DPK PKPI Siantar, mereka hanyalah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada saya (terlampir,red),” sebutnya.
Ditambahkannya lagi, padahal sesuai perolehan suara sah yang digelar 9 Desember 2019 lalu, dalam pemilihan legislatif kota pematangsiantar, jelas diterangkan bahwa perolehan suara terbanyak di menangkan oleh Alex W.Panjaitan dengan total suara 2.949, kemudian disusul oleh John K Purba dengan total 44 suara, selanjutnya disusul oleh Santa F Sianipar.
“Menurut surat perolehan suara sah dari partai PKPI Kota Siantar, yang ditandatangani oleh Daniel Manopang Dolok Saribu selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Siantar kalau nomor urut dua diduduki oleh Jhon K Purba, jadi mengapa DPP PKPI Sumut lama merekomendasikannya.Hingga detik ini, kita juga tidak tahu apa permainan mereka (DPP PKPI Sumut,red),” katanya.
Dijelaskannya lagi, akibat kekosongan kursi DPRD Kota Siantar ini, pihaknya melihat DPP Sumut diduga kurang merespon anggotanya, dimana anggota DPRD dari PKPI Siantar hanyalah satu kursi.
“Rencana saya selanjutnya akan menyurati ke pusat (DPN PKPI) karena DPP Sumut lambat memproses atau minimal menyurati KPUD dan DPRD Siantar, agar segera merekomendasikan Jhon K Purba. Dan DPP Sumut juga saya anggap kurang, karena suluruh anggota kepengurusannya semua karyawan (binaan) Rayateh, dimana pimpinan Rayateh sendiri adalah Ir Juliski Simorangkir. Supaya pusat juga menganalisa kembali kepengurusan DPP PKPI Sumut ini,” tutupnya.
Sementara itu, hingga berita ini dikirimkan keredaksi Ketua DPD PKPI Sumut Ir Juliski Simorangkir MM belum juga berhasil dimintai komentarnya melalui via watshapp sekira jam 10.30 wib. (Kris)





