PARAPAT, ArmadaNews id |
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengelar Pelatihan Usaha Mikro, Kecil dan menengah(UMKM) Ekonomi Siap Digital, yang di gelar di hotel Niagara, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon(Girsip), Kabupaten Simalungun, Kamis (18/2-2021).
Tujuan pelatihan UMKM ekonomi siap digital untuk meningkatkan pasaran produk lebih meluas lagi hinga ke manca Negara. Dan kegiatan pelatihan UMKM tersebut dihadiri puluhan peserta dari empat Kabupaten, yakni Simalungun, Toba, Samosir dan Dairi. Juga dari Bank Dana, Bank Indonesia, dan dinas Pariwista Simalungun diwakili Amson Napitupulu.
Koordinator Tata Kelola Ekonomi Digital, Donni Setiwawan selaku nara sumber menjelaskan, kegiatan dalam rangka pelatihan masterclass UMKM ekonomi Kreatif siap digital dikawasan Danau Toba. Dengan tujuan agar produk UMKM kretif bisa masuk ke pasaran era digital.
” Diharapkan dengan adannya pelatihan ini, para UMKM kratif bisa bertahan penjualannya di pasar digital, meski dimasa pandemi, karena kita tau produk-produk dikawasan Danau Toba itu bermacam, Ada kria, Vheksen, dan Ulos, maka perlu di pasarkan secara global,” ungkapnya.

Donni mengakui, produk kreatif yang tenar di Danau Toba adalah Ulos. Kemudian Kopi, dan seni pertunjukan. Diharap para peserta UMKM dapat membrending produknya agar pembeli percaya.
” Turunan dari produk kreatif Danau Toba, maka memerlukan dorongan agar lebih terkenal dan diminati serta dibeli masyarakat Indonesia, dan pelatihan UMKM kratif siap digital ini telah dilakukan di beberapa daerah, yaitu Toba, Samosir, Dairi , Simalungun dan Samosir. Sehinga para UMKM dapat membagun ekosistim digital dan bisa bersaing. Jadi perlu peran komunitas untuk membangun ekosistim itu,” kata Donni,
Lanjut, Kepala Devisi Sistem pembayaran pengelolaan uang dan manajemen Intel Sumatera Utara, Nasrullah menyampaikan, Bank Indonesia mendukung program UMKM ekonomi siap digital. Agar perekonomian UMKM bisa bergerak di masa pendemi.
” Bank Indonesia mendukung program UMKM kreatif siap digital ini, sebagaimana telah dilakukan di Sumatera utara mau pun di Indonesia, BI juga ada binaan UMKM plaster, folkutura, dan sandang pangan, artinya dimasa pendemi dibutuhkan UMKM kretifitas tinggi, yang kita dorong melalui merketing online (digital),” tegaanya,
Nasrullah juga mengatakan, Bank Indonesia mempersiapkan transakai mengunakan Kris youlhart Indonesia standart. Yang dilaksanakan sejak 2019.
” Transaksi bisa dilakukan secara tunai dan non tunai, dan bisa dilakukan di seluruh Indonesia,” tegas Barullah.(Hery)





