SIANTAR,Armadanews.id |
Tewasnya Riamsa Nainggolan (73), istri mantan Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, diduga korban perampokan dan pembunuhan.
Keluarga Riamsa Boru Nainggolan melalui Renata Boru Parhusip, menantu korban di ruangan jenazah mengatakan korban diduga dibunuh. Handphone (Hp) korban tidak ditemukan. Sehingga ada dugaan korban dicurigai dibunuh seorang wanita berinisial G yang tak lain salah satu anak kos korban.
Dikatakannya, siang harinya korban sempat bertemu dengan mereka saat datang ke rumah korban.
Bahkan gerak-gerik G mencurigakan apalagi pelaku tiba-tiba pindah kos, apalagi wanita itu meneleponnya mempertanyakan keberadaan korban.
“Kami curiga si G sebagai pelakunya karena dia dekat dengan ibu mertua. Apalagi dia pernah mengatakan kepada mamak bahwa dia mau cari mangsa karena sudah dua bulan tidak bayar uang kos. Dia kos di rumah kos kosan mamak mertua di Jalan Pane,” kata Renata Boru Parhusip sembari berharap bisa menemukan keberadaan wanita inisial G itu.
Sebelumnya, warga di Jalan Medan Area, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar mendadak heboh, Sabtu (27/2/2021) malam sekira pukul 20.00 Wib.
Pasalnya, Riamsa Boru Nainggolan (73) isteri Mantan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Siantar Alm Tagor Batubara ditemukan tewas diduga dibunuh di gudang dapur rumahnya.
Sesuai informasi, sejak ditinggal almarhum suaminya, korban tinggal sendirian di rumah itu sedangkan anak semata wayangnya Lamhot Dharma Batubara dan menantunya Renata Boru Parhusip tinggal di Jalan Handayani Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar.
Tewasnya korban pertama kali ditemukan anaknya di gudang dapur rumah tepat di lantai bawah.
Saat itu Dharma menduga korban dibunuh karena terdapat luka dibagian pelipis dan tangan. Dharma pun berteriak histeris sembari berlari melaporkan ke Polres Siantar yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah korban.
Hitungan detik para tetangga pun mendatangi rumah korban. Tidak lama kemudian Kaurbin Ops(KBO) Sat Reskrim bersama Tim Inafis dan personil piket datang melakukan olah TKP, lalu mengevakuasi jenazah ke forensik RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Siantar belum memberikan keterangan resmi perihal tewasnya Riamsa Boru Nainggolan. (Tim)





