PARAPAT, ArmadaNews id |
Pemerintah Simalungun melalui dinas Kesehatan melakukan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 tahap dua.
Sasaran Vaksinasi adalah lanjut usia (lansia) dan pelayanan Publik. Tujuannya untuk mewujudkan masyarakat yang Sehat dan Produktif dengan Covid-19.
Dan kegiatan Vaksinasi Covid 19 bersama lntas Sektor Tingkat Kecamatan digelar di ruangan rapat kantor Camat Girsang Simpangan Bolon(Girsip), Selasa (2/2-2021).
Kepala Puskesmas Parapat, dr Haposan Silalahi menjelaskan, kegiatan dalam sosialisasi untuk kegiatan Vaksinasi covid-19.
” Sasaran Vaksinasi covid 19 tahab 2 , yaitu Lansia, pendidik, pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, keamanan, pelayanan publik lain, transportasi publik, atlet, wartwan dan pekerja media dan petugas parawisata, hotel dan restoran,” tegasnya.
Dikatakannya, sebelum di Vaksinasi maka perlu dilakukan pendataan bagi masyarakat. Kemudian melalui dinas Kesehatan disampaikan kepada Kementerian Kesehatan.
” Dalam sosialisasi ini, kami meminta bantuan dari sektor lintas Kecamatan agar membantu pendataan warganya, sehingga data yang mau dikirim ke Kementerian kesehatan bisa valid,” pinta dr Haposan.
Lanjut Camat Girsip, Maruwandi Y Simaibang meminta kepada seluruh Pangulu dan perangkat Nagori serta Kepling agar membantu tugas pendataan sesuai permintaan dinas Kesehatan.
” Saya telah membuat surat edaran supaya ditempel di tempat strategis, terutama bagi, seluruh Pangulu, Kepling dan sektor keagamaan , UPTD Pendidikan, dan stoholder mensosialisasikan terkait hasil vaksinasi covid 19 pada masyarakat lainnya, ” ucap Camat di ruang rapat.
Danramil 11 Parapat, Kapten Inf Rudianto menyampaikan mendukung kegiatan Sosialisasi Vaksinasi Covid 19, dan berharap pendataan warga untuk di vaksinasi tepat sasaran.
” Kami tetap mendukung, dan berharaoa pendataan tepat sasaran, ” ungkap Kapten inf Rudianto.
Sementara, Nara sumber dari Dinas Kesehatan Simalungun, Berlian Hutauruk didampingi Masda Lena Bangun menjelaskan, bahwa vaksinasi Covid-19 nyaman dan halal. Dan warga tidak perlu takut untuk di Vaksinasi.
” Arahan dari Kementrian Kesehatan, sesuai data yang kita kirim berdasarkan itu lah jumlah vaksin yang bakal diturun ke Kabupaten Simalungun, maka diperlikan data yang akurat sesuai KTP dan KK, ” terangnya,
Berlian menyampaikan, warga yang sudah di Vaksin tidak ada jaminan tidak kena virus Carona. Akan tetapi tetap menjaga protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.
” Pasca sudah disuntik Vaksin, belum ada jaminan, tatap kita hindari kerumunan massa, pakai masker, dan cuci tangan, dan calon penerima Vaksin tahap 2 yaitu, Petugas Publik dan Lansia,” tegas Berlian.
Turut hadir dalam sosialisasi, pemuka agama, tokoh masyarakat, dan para insan Pers. Dalam sosialisasi dilakukan sesi tanya jawab bagi peserta. (Hery).





