PARAPAT, Armadanews.id |
Dalam rangka mencegah penularan Covid-19, enam wartawan yang bertugas di Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupatan Simalungun, di suntik dosis pertama Vaksin Sinovac yang dilakukan di Puskesmas Parapat, Rabu (10/3/21).
Ada pun insan pers yang vaksinasi adalah Karmel Sitanggang dari Harian Mistar, Linggom Parhusip dari harian Sinar Indonesia Baru (SIB), Jesron Sihotang dari Aktualonline.co.id, Efendi Bakkara dari Limakoma.com, Herianto Silalahi dari Armadanews.id dan Affrenton Sembiring dari harian Metro Siantar.

Selain insan Pers, anggota Polri yang bertugas di Polsek Parapat ikut divaksin.
Sebelum suntik vaksin sinovac para jurnalis terlebih dulu didata oleh petugas kesehatan Yanthi F Purba dan Doris Sinaga.
Selanjutnya, para jurnalis menjalani screening serta pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh mulai dari tekanan darah, riwayat penyakit, dan alergi yang dikomandoi Belsida Sinaga didampingi Nancy Hutagalung. Setelah selesai interogasi baru dilakukan penyuntikan Vaksin Sinovac oleh Turida Tambunan.
Kepala Dinas Kesehatan Simalungun melalui Kepala Puskesmas Parapat, dr Haposan mengatakan, bahwa insan pers salah satu kelompok prioritas untuk mendapat suntikan Vaksin Sinovac.
“ Para insan pers diproritaskan, karena rekan-rekan media kerap berinteraksi dengan banyak orang saat bertugas, sehingga mereka perlu mendapat perlindungan untuk kekebalan tubuh, terlebih lagi mereka bertugas di kota wisata. Muda-mudahan dengan vaksinasi ini dapat memberikan perlindungan kepada wartawan, terutama yang berada di lapangan yang sering berinteraksi dengan publik, sering berinteraksi dengan narasumber, dan ini memberikan perlindungan yang baik bagi insan pers sehingga mereka bisa membantu memberikan informasi kepada masyarakat luas,” jelasnya.
Haposan juga mengatakan, bahwa vaksin yang disuntikkan aman dan halal, serta tidak ada efek samping. Namun, wartawan harus tetap menerapkan protokol kesehatan yakni, tetap memakai masker, dan selalu jaga jarak.
“Dengan adanya teman-teman wartawan, artinya dapat membantu kami untuk memberikan informasi ke masyarakat bahwa dengan membaca berita-berita yang disampaikan efek samping ini sedikit dan hal itu membantu kita,” katanya. Linggom Parhusip usai menerima suntikan mengaku lega bisa mendapatkan Vaksin Sinovac. (Hery)





