SIMALUNGUN,Armadanews.id |
Niat bersantai menikmati piknik ke Garoga, rombongan Remaja Masjid Nagori Bandar Malela, Kecamatan Gunung Maligas mengalami insiden pelemparan batu dan pemukulan oleh sekelompok pemuda di seputaran Sidamanik, Minggu (14/03/2021)
Salah seorang peserta rombongan Remaja Masjid yang tidak ingin namanya dituliskan, saat dikonfirmasi Senin (15/03/2021) sekira pukul 14.33 wib, mengatakan bahwa anak remaja Bandar Malela piknik ke Garoga dengan mengendarai dua angkot SKB, yang didalamnya terdiri dari remaja-remaja putri dan satu sepeda motor yang dikendarai remaja putra.
Merasa senang dan mengisi kegiatan, sepanjang perjalanan rombongan remaja bernyanyi ramai-ramai. “Kemungkinan pemuda setempat tidak senang dan merasa terganggu dengan ulah anak kami,”katanya.

Tanpa diduga, di tempat yang sepi di sekitaran wilayah kebun teh, dengan mengendarai sepedamotor para pemuda setempat sudah menunggu angkot yang ditumpangi para remaja tersebut.
Bak film action, aksi kejar-kejaran pun terjadi disertai dengan pelelmparan batu. Seorang pemuda yang dibonceng membawa sebatang bambu yang diarahkan kearah angkot hingga mengakibatkan kaca depan bagian samping hingga pecah.
Aksi lemparan batu yang dilakukan sekelompok pemuda membuat beberapa penumpang angkot terkena lemparan dan mengalami luka.
“Ketakutan kali kami bang, menangis menjerit-jerit saat dikejar dan dilempari batu serta angkot dipukul dengan banbu besar,” katanya.
Akibat kejadian tersebut dikatakannya, rombongan remaja mengalami trauma. Dan saat diperjalanan melihat seorang polisi, para remaja langsung berlomba berhamburan keluar minta pertolongan.
“Ada satu orang polisi di situ, lalu kami mengadukan kejadian itu. Namun karena oknum polisi tersebut mengaku ada urusan yang lain, jadi tidak bisa ditanggapinya. Kami disuruh buat laporan ke kantor,” bilangnya.
Namun karena para pelajar masih di bawah umur, akhirnya niat untuk ke kantor polisi diurungkan dan dalam keadaan takut akhirnya mereka nekat pulang pulang menuju Siantar. “Untung sepanjang perjalanan tidak bertemu lagi dengan sekelompok pemuda itu,”katanya mengakhiri. (tim)





