SIANTAR, Armadanews.id |
Ketua Pimpinan Cabang Baitul Muslimin Indonesia (PC BAMUSI) Kota Pematangsiantar mengecam dan mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/03/2021).
Ketua PC BAMUSI Kota Pematangsiantar, Azahari Nasution, Minggu (28/03/2021) sekira pukul 13.20 wib, berharap kepada semua pihak untuk tetap tenang dan tidak mengambil kesimpulan terkait aksi bom bunuh diri tersebut.
“Kita serahkanlah penyelidikan kasus bom di depan Gereja Katedral Makassar sepenuhnya kepada pihak kepolisian,”sebut Azahari.
Azahari menegaskan, mengecam dan mengutuk keras segala bentuk kekerasan yang menimbulkan ketakutan, kekacauan, serta mengancam dan mengorbankan nyawa manusia.
Lanjut Azahari, agar kita belajar dari ajaran Nabi Muhammad SAW tentang mengasihi sesama mahluk ciptaan Allah SWT. Ada dikisahkan oleh sahabat Nabi, “Ketika itu lewat rombongan pengantar jenajah dari depan Nabi Muhammad SAW dan sahabat,,lalu Nabi besar kita berdiri’.
“Sahabat bertanya, kenapa kita berdiri ya Nabi? kita harus memberikan hormat yang terahir buat jenazah itu,walau dianya bukan muslim”…
“Inilah yg harus kita tiru dari baginda Rasul mahkota alam kita. Semoga Allah SWT selalu memberikan kita hidayah,”kata Azahari lagi.
Bagi kita umat muslim, dikatakan Azahari Nasution marilah menyiapkan diri dengan kegiatan yang positif lagi berguna bagi orang banyak, untuk menyambut bulan suci ramadhan yang penuh pengampunan. Marhaban ya ramadhan. (ds)





