SIANTAR, Armadanews.id |
Hanya karena persoalan uang parker, R Manalu dan lima orang Pemuda Setempat (PS) di Jalan Aman Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.
Pasalnya, R Manalu melaporkan PS tersebut ke pihak kepolisian setelah sempat terlibat terlibat adu jotos, Sabtu (3/4/2021) siang sekira pukul 13.00 Wib.
Sesuai informasi yang dihimpun, R Manalu berkunjung ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Aman iuntuk ziarah ketepatan Perayaan Hari Paskah. Selanjutnya saat hendk pulang, dua orang pemuda setempat mendatangi R Manalu untuk meminta uang parkir sepedamotornya.
Namun saat itu R Manalu tidak memiliki uang kecil, tetapi kedua orang PS itu tetap memaksa. Setelah terjadi perdebatan, R Manalu emosi dan memukul salah seorang dari pemuda setempat tersebut. Kedua PS itu pun lantas memanggil tiga orang temannya lalu mengkeroyok R Manalu.
Tak terima dikeroyok hingga wajahnya lembam, R Manalu membuat laporan pengaduan ke Mako Polsek Siantar Timur kemudian personil piket memanggul kelima orang PS itu.
Saat itu B Sitompul salah satu PS itu juga merasa keberatan wajahnya lembam dipukul R Sihaloho. Begitupun setelah salah satu personil memediasi, R Manalu dan kelima PS itu sepakat tidak menempuh jalur hukum melainkan menyelesaikan masalah perkelahian itu secara kekeluargaan bahkan membuat surat pernyataan perdamaian secara tertulis dilengkapi materai Rp 6000.
Sementara itu Kapolres Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar SIK melalui Kapolsek Siantar Timur IPTU Rudi Panjaitan, Minggu (4/4/2021) sore sekira pukul 15.30 Wib membenarkan terjadinya perkelahian tersebut tetapi kedua belah pihak sudah menempuh jalur perdamaian secara kekeluargaan. (ds)





