SIMALUNGUN, ArmadaNews.id |
Bendahara SMPN 1 Tanah Jawa diduga tidak transparan terkait upah honor dan diduga pemalsuan tanda tangan.
Sesuai dengan informasi yang diterima awak media ini dari salah satu honor yang meminta namanya dirahasiakan, Selasa (27/04/2021) mengatakan, bahwa dirinya tidak pernah menandatangani pengambilan gaji dan tidak tahu menahu seberapa besar upah yang dianggarkan oleh bendahara perbulannya yang bersumber dari Dana Bos.
“Saya baru dua bulan menerima honor sebesar Rp. 900.000/ bulannya awalnya saya terima hanya Rp. 700.000./ bulannya,” sebutnya.
Ketika awak media ini mengkonfirmasi Bendahara SMPN 1 Tanah Jawa, B Simaremare di Kecamatan Tanah Jawab, Kabupaten Simalungun terkait kejadian tersebut, Selasa (27/04/2021) sekitar pukul 10.00 wib, mengatakan selalu memberikan kertas untuk ditanda tangani honor yang mengambil upah.
” Tapi Memang tidak itu yang saya laporkan di penggunaan Dana Bos dan mereka bebas mengambil upah setiap bulannya walaupun Dana Bos belum cair, biasanya saya duluankan jika mereka membutuhkan,” sebutnya.
Dan untuk upah security dikatakan B Simaremare sudah setahun belakangan ini dibayar Rp. 900.000 per bulan.
“Sebelumnya saya bayar Rp. 700.000 per bulan,” ujar B Simaremare selaku bendahara SMPN1 Tanah Jawa mengakhiri.
Ketika awak media ini mengkonfirmasi Kadis Pendidikan Kabupaten Simalungun, Elpiani Sitepu terkait kejadian tersebut melalui selulernya belum berhasil hingga berita ini diturunkan kemeja redaksi.(BS)





