SIMALUNGUN, Armadanews.id |
Warga Huta II Lorong Bakti Nagori Parbutaran Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun mendadak heboh.
Pasalnya, salah seorang warganya, Miju (65), ditemukan tewas di di perladangan Jagung milik Sabar Simanjuntak (Pak Martin) di Huta Sigaol Nagori Bosar Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun, Selasa (11/05/2021) pukul 17.05 Wib.
Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Selamat dalam keterangan tertulis menyebutkan pada hari Selasa (11/05/021) sekira pukul 18.00 Wib, di pimpin oleh Kanit Reskrim IPTU JW. Saragih, SH bersama Anggota Polsekta Tanah Jawa berangkat ke TKP dan rumah korban di Huta II Lorong Bakti Nagori Parbutaran Kec. Bosar Maligas Kabupaten Simalungun.
Menurut keterangan saksi Indra Dwiyantoto dsn Arnol Simanjuntak, pada hari Selasa (11/05/ 2021), sekira pukul 15.00 Wib, bahwa saksi sedang membersihkan rumput di ladang jagung/ Ubi milik Marga Sianipar bertemu.
Saat itu, kedua saksi bertemu dengan korban yang hendak mengambil rumput untuk makanan ternak di perladangan jagung milik Sabar Simanjuntak.
Menurut keterangan saksi, pada pukul 17.05 Wib, kedua saksi melihat korban Miju dengan posisi terlentang di lokasi perladangan jagung tersebut. Keduanya pun memeriksa denyut nadi pada pergelangan tangan korban dan denyut nadi pada pergelangan tangan korban Miju sudah tidak ada.
Selanjutnya saksi pergi ke Kampung Melayu memberitahukan kepada Masyarakat tentang penemuan sesosok mayat tersebut.
Selanjutnya, pada pukul 18.00 Wib, keluarga korban menerima kabar bahwa korban telah meninggal dunia di perladangan Huta Sigaol, selanjutnya pihak Keluarga korban mendatangi tempat korban meninggal dunia.
Pukul 18.30 Wib, pihak Keluarga membawa korban ke rumah korban di Huta II Lorong Bakti Nagori Parbutaran Kec. Bosar Maligas Kab. Simalungun.
Menurut keterangan anak korban Miju yang bernama Hendra, bahwa ayahnya mengidap penyakit darah tinggi dan kolesterol.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar dari Bidan Puskesmas Parbutaran Meria Melina Tampubolon dan Rehliasna Sebayang menyimpulkan tidak terdapat tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Pihak Keluarga korban meminta untuk tidak dilakukan Otopsi dan bersedia membuat Surat Pernyataan atas kematian korban,” kata Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Selamat mengakhiri. (Bronson)





