PARAPAT, ArmadaNews. id |
Puluhan rumah warga terlihat banjir yang disebabkan karena luapan air sungai Batu Gaga Bangun Dolok yang deras sehingga masuk ke pemukiman warga.
Banjir tersebut mengakibatkan puluhan rumah terendam dan satu unit rusak parah diterjang material batu serta lumpur.
Amatan di lapangan, luapan sungai Batu Gaga Bangun Dolok diperkirakan mencapai hingga empat meter. Material batu dan potongan pohon kayu bulat ikut terbawa arus air sungai hingga ke badan jalan serta ke pemukiman warga.
Pemerintah setempat dibantu TNI-Polri, warga , Ormas Pemuda Bangso Batak (PBB) berpartisipasi membersikan puing-puing material batu serta kayu. Juga Satpol PP Kabupaten Toba dilengkapi mobil pemadam kebakaran ikut ambil bagian membersihkan lumpur di jalan mau pun di rumah warga.

Menurut warga sekitar bermarga Hutajulu mengatakan, saat hujan deras, tiba-tiba debit air Sungai Batu Gaga membesar sehingga meluap dan merendam seisi rumah warga dengan ketinggian sekitar satu meter. Banjir berlangsung beberapa jam dan setelah itu surut.
” Akibat curah hujan lebih kurang tiga jam, kemudian sungai meluap setinggi empat meter, kemudian meterial batu menerjang rumah warga di bantaran sungai, air bercampur batu kerikil masuk ke rumah warga, ” jelas Hutajulu di lokasi.
Dikatakannya, bencana alam banjir bandang tersebut sudah berulang kali terjadi dalam empat tahun terakhir ini.
” Tahun sebelumnya, sungai Batu Gaga Bangun Dolok meluap hinga merusak beberapa rumah di Jalan Anggarajim dan Jalan Sisingamangaraja, setiap curah hujan lama kampung ini selalu terimbas banjir,” aku warga.
Lurah Parapat, Rohana Sinaga menjelaskan, ada lima unit rumah rusak ringan serta barang-narang rusak, dan satu unit rusak parah.
” Rusak rumah di Jalan Anggarajim ada lima dan satu rusak parah di Jalan Singamangaraja, kena imbas banjir ada ratusan rumah,” tegas Lurah.
Camat Girsip, Marswandi Y Sinaga mengatakan, dalam bencana longsor dan banjir ada beberapa titik di Parapat, yaitu tanah longsor di Huta Soalan dan sungai meluap (Banjir) di Jalan Singamangaraja.
” Dalam musibah ini, ada rumah warga rusak parah, dan tidak ada korban jiwa, melainkan korban berupa peralatan rumah tangga, kita juga meminta warga tetap waspada terhadap banjir susulan, utamakan keselamatan jiwa dan perhatikan barang-barang berharga, tanah longsor serta banjir telah teratasi dengan baik, ” ungkap Camat. (Hery)





