PARAPAT, ArmadaNew.id | Ditetapkanya objek wisata Parapat sebagai Zona Merah oleh Tim Gugus Kabupaten Simalungun, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Girsang Sipangan Bolon bersama Insan pers melakukan rapat koordinasi.
Tujuan rapat koordinasi untuk membahas cara antisipasi penularan Virus Covid 19, penaganan pasien terpapar Covid -19 dan pergerakan masyarakat agar tetap menaati protokol kesehatan (Prokes).
Rapat Kordinasi dihadiri Direktur RSUD Parapat, dr Elisabet, Kepala Puskesmaa Parapat dr Haposan Silalahi, Kapolsek Parapat Iptu Hosea Ginting, Kanit Intel Ipda Marsingka Nababan, Lurah Parapat Rohana Sinaga SH, Lurah Girsang Agustina Siagian Amd , Lurah Tigaraja Darma Donni Silalahi SH, Kasi Pelayanan Hotman Tua Garinggi, KTU RSU Parapat Lentina Marpaung, Koramil 11 Parapat, Sertu Hendri dan para Insan pers yang bertugas di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.
Dalam sesi tanya jawab, Direktur RSU Parapat dr Elisabet menjelaskan, kondisi saat ini penganan pasien Covid 19 di Kecamatan Girsip tertangani semaksimal mungkin. Begitu juga persediaan Alkes dan oksigen masih tercukupi di RSUD Parapat.
Sementara Kepala Puskesmas Parapat dr Haposan Silalahi mejelaskan, jumlah penduduk Kecamatan Girsang yang sudah dilakukan Vaksinasi sekitar 10 persen atau kurang lebih 1700 orang dari Jumlah penduduk sebanyak 17 ribu jiwa layak di Vaksin.
Kemudian Camat Girsang Sipangan Bolon Marwandi Yosua Simaibang berharap agar masyarakat tetap menaati protokol Kesehatan (Prokes) dan mau mengikuti Vaksinasi demi kenyamanan warga.
Tidak ketinggalan, Kapolsek Parapat Iptu Hosea Ginting meminta agar masyarakat tetap taat dengan aturan terkait antisipasi penularan virus Covid 19.
Sementara , Danramil 11 Parapat Kapten Inf Omri Sitinjak melalui Sertu Hendri mengatakan siap mendukung kegiatan penerapan Covid 19. Demi kenyamanan masyarakat dan kesehatan warga. (Herry Silalahi)





