SIMALUNGUN, Armadanews.id | Diduga stress ditinggalkan istri menikah lagi, Novri Anto (32) ditemukan tewas membusuk dengan kondisi gantung diri di Perumahan Bangun Permai Blok Cendana, Nagori Pamatang Asilom, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Selasa (10/08/2021) sekira pukul 08.00 wib.
Informasi dihimpun, Novri Anto yang seharinya bekerja mocok-mocok selama hidupnya sering mengeluhkan tentang istrinya yang menikah lagi dan sakit usus buntu yang dideritanya.
Berdasarkan keterangan tertulis Polsek Bangun, salah seorang saksi, Sujoko Irwanto (43) menerangkan terakhir bertemu dengan koban (Novri Anto) pada hari Senin (9/08/2021).
Dikatakan Sukojo, korban sudah sering cerita mengenai penyakit usus buntu yang dideritanya ditambah lagi istrinya yang sudah menikah lagi. Pada hari Senin tanggal 9 Agustus 2021 pukul 23.44 wib, Sujoko mengatakan menerima pesan messenger dari istri korban yang meminta untuk mengecek suaminya namun saksi tidak sempat mengecek.
Terkuaknya kasus gantung diri, Selasa tanggal 10 Agustus 2021 Pukul 08.00 wib Polsek Bangun menerima informasi tentang dugaan penemuan mayat selanjutnya Personil Polsek Bangun dipimpin Kapolsek Bangun langsung mendatangi TKP.
Di TKP ditemukan sepeda motor terparkir di depan rumah dan sendal terletak di depan pintu depan serta rumah korban dalam keadaan terkunci dari dalam. Dari luar tercium bau busuk lalu dilakukan pengamanan TKP.
Selanjutnya Kapolsek Bangun AKP. LS Gultom, SH menghubungi Team Innafis Polres Simalungun dan berkoordinasi dengan Forkopimca serta Puskesmas Simpang Bah Jambi dan Pangulu Pamatang Asilom.
Menurut saksi Dewi Sri (mertua Korban) bahwa terakhir bertemu hari Senin tanggal 9 Agustus 2021, korban datang kerumahnya dan seperti biasa mengeluh sakit usus buntu serta bertemu dengan anak korban yang tinggal bersama mertuanya.
Pada pukul 12.00 wib Team Innafis Polres Simalungun tiba kemudian melakukan olah TKP diawali dengan cara bersama aparat dan keluarga mendobrak pintu rumah korban agar dapat masuk kedalam rumah.
Setelah olah TKP pihak Puskesmas Simpang Bah Jambi melakukan pemeriksaan luar dengan hasil tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Atas permintaan keluarga korban langsung dikebumikan di pemakaman umum Nag. Pamatang Asilom. (Sutan)





