PARAPAT, Armadanews.id | Forum Kordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Girsang Sipangan Bolon membentuk tim razia untuk memburu kendaraan roda dua penguna knalpot blong.
Dimana para penguna knalpot blong tersebut dianggap menimbulkan keresahan bagi masyarakat Parapat, Kabupaten Simalungun.
Selain knalpot blong, juga tim Forkopincam merazia warga yang tidak pakai masker, yang didampingi kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Girsang Sipangan Bolon pada Sabtu (14/8-2021) malam, sekira pukul 21.30 wib hingga 01.00 wib.
Razia dibentuk dua tim, titik satu di depan hotel Khas (Pagoda) yang dipimpin oleh Camat, Kapolsek , Lurah Tigaraja Darma Donni Silalahi SH, sertu Sinaga, Kasi Trantib Nelson Sinaga SH, Kepala UPT Pendapatan Remon Sinaga, dan anggota Briptu Anwar Ginting, sertu Sinaga.
Sedang dititik jalan Yosep bawah perbatasan Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba , dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Syahrial Lubis , Kanit Lantas Iptu Hendri Koto, anggota Aipda Mariono. Pasca razia 8 unit sepeda motor mengunakan Knalpot blong berhasil ditertibkan oleh petugas lalu diamankan ke Polsek Parapat
Begitu juga, warga tidak mengunakan masker ikut di dikenakan sanksi push up , menyanyikan Indonesia Raya dan menghapal Pancasila. Dan aksi razia mendapat dukungan dari Ketua Komisi 2 DPRD Simalungun, Maraden Sinaga.
Ketua Komisi 2 DPRD Simalungun, Maraden Sinaga menjelaskan, kegiatan razia hasil rapat antara Forkopincam dan kader PAC PDI Perjuangan Girsang. Tujuannya untuk memberi kenyamanan bagi masyarakat.
” Menindak lanjuti hasil rapat kita, antara Camat, Kapolsek dan Koramil 11 Parapat, saat ini digelar razia sepeda motor Knalpot blong, tujuan kita agar masyarakat merasa aman, tertib dan kondusif, yang paling utama adalah, setiap warga yang keluar dari rumah agar tetap memakai masker,” himbau putra Parapat itu,
Dan Ketua Komisi 2 DPRD Simalungun itu mengatakan mendukung kegiatan razia masker dan sepeda motor knalpot blong tersebut
“Dari kita DPRD sendiri mendukung, dan selalu memberikan himbauan, serta meminta pada Forkopincam Girsip agar giat mengelar operasi knalpot blong agar masyarakat sadar kemudian terbiasa,” ucapnya.
Sementara, camat Girsang Sipangan Bolon Maruwandi Y Simaibang menyampaikan, kesetiap pelangar baik tidak pakai masker dan kereta knalpot blong dikenakan sanksi dengan cara ‘ Humanis’.
” Hari ini, kami bersama TNI-Polri melibatkan Kader PDI Perjuangan Kecamatan, mengelar razia knalpot blong dan masker, kemudian dilakukan tindakan secara Humanis’ , sehinga tidak ada masyarakat yang keberatan,” tegasnya,
Kapolsek Parapat, Iptu Hosea Ginting menjelaskan, saat digelar razia delapan unit sepeda motor Knalpot blong diamankan. Dan dilakukan penindakan bagi 10 warga yang tidak pakai masker.
” Sesuai kesepakatan kita, setiap pemilik kendaraan penguna knalpot blong yang di razia, pengambilannya harus menunjukan STNK, membawa knalpot aslinya, kemudian pemilik kendaraan disarankan membuat surat pernyataan, yang diketahui Kepling, Gamot, Lurah, Pangulu, mau pun Camat, tujuannya buat efek jera bagi masyarakat penguna kendaraan knalpot blong,” ungkapnya. ( Hery Silalahi).





