PARAPAT, ARMADA NEWS ID | Untuk pengendara diharapkan waspada atas terjadinya longsor tembok penahan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (jalinsum) KM 171, tepatnya di Huta 1 Panatapan Saut Dolok, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. Bencana longsor tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi..
Bencana tanah longsor tersebut terjadi pada Sabtu (28/8-2021) sekira pukul 17.00 WIB, Dan tidak ada korban jiwa mau pun kerugian materi.
Pangulu Sibaganding Martno Wandi Bakkara telah melaporkan bencana alam tersebut ke pihak PUPR dan Camat setempat.
” Bencana tanah longsor ini sudah kita laporkan kepada Camat dan PUPR, mudah-mudahan cepat diatasi, mengigat lokasi longsor berada di akses Jalan menuju Kota Siantar- Parapat,” ucap Pangulu Sibanganding Martno Wandi Bakkara di lokasi, Senin (30/8-2021).
Selain akses jalan antar Kota/Kabupaten, lokasi tanah longsor menuju objek wisata Sigualon. Maka diperlukan prioritas pembangunannya.
” Setelah longsor, warga sekitar berupaya membersihkan bekas material batu, esok harinya turun alat loader milik PUPR provinsi, ” ucapnya.
Pangulu juga menjelaskan, tembok penahan yang longsor dibangun dengan mengunakan Dana Desa (DD) TA 2017.
” Tembok ini menelan anggaran sebesar Rp 200 juta, sekalian membangun jalan rabat beton menuju objek wisata taman Bungga di atas gunung, tapi karena curah hujan cukup tinngi, tembok itu roboh, ” tegasnya.
Amatan di lokasi, panjang tembok roboh tersebut diperkirakan lebih kurang 35 meter, dengan ketingian 7 meter. Dan apabila tidak segera ditangani oleh dinas terkait diragukan akan berdampak menutup akses jalan Lintas Sumatera.
Bahkan aparat Nagori dan Pangulu Sibaganding masih berupaya membersihkan bekas mateeial batu di lokasi dengan mengunakan alat manual. Dan hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan, yang melintas. (Hery Silalahi).





