SIMALUNGUN, ArmadaNews.id | Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas dengan tingkat kerusakan Minimal sedang Beserta perabotnya di SDN 091522 Marubun Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun diragukan kualitasnya.
Pasalnya, proyek yang bersumber dari dana DAK dengan pagu Rp. 579. 308.496 yang dikerjakan pihak ketiga CV. Harbangan Putra Jaya diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Bangunan (RAB).
Menurut salah satu masyarakat bermarga Siregar, mengajak Armadanews.id untuk melihat bangunan tersebut.
“Coba Abang lihat dulu bangunan ini, masa bantalan tiang bawah gantung gitu. Apa tidak cepat rusak itu, masa ada konsultan buat kegiatan kayak gitu, kemungkinan itu akal – akalan pemborongnya biar dapat untung banyak,” katanya.
Lanjut Siregar, kosen jendela, sama plafonnya tidak diganti sebagian, cuman atapnya aja yang di ganti sama di Cat padahal di plang ditulis rehab minimal sedang.
Ketika awak media mengkonfirmasi pelaksana di lapangan terkait kejadian itu, belum berhasil ditemui pasalnya tidak berada di lokasi bangunan.
Salah seorang pekerja bangunan saat dikonfirmasi mengatakan, pengawas sedang tidak berada di lokasi. “Lagi di luar pengawasnya,” katanya.(Bronson)







