SIANTAR, Armadanews.id | Tindakan mendirikan bangunan dan menutup Gang Kebakaran di Jalan Sutomo yang dilakukan salah seorang tetangganya Amin menuai protes. Adalah Bun Lenny (34), yang mengajukan keberatan.
Aksi protes juga dilakukan Bun Lenny dengan mendatangi gedung DPRD Pematangsiantar, Selasa (23/11) siang. Ia melaporkan tindakan tetangga ibunya di Jalan Sutomo, yang mendirikan bangunan hingga menutup gang kebakaran.
Sebelumnya, dia telah melaporkan hal tersebut ke tujuh instansi di lingkungan Pemko Pematangsiantar, di antaranya Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Dinas PUPR, PMPTSP (Dinas Perizinan), Satpol PP, Sekda, dan Walikota.
“Tanggal 17 Oktober lalu saya sudah menyurati tujuh instansi Pemko, tapi saya hanya disuruh menunggu,” kata Lenny
Lenny mengaku ingin kejelasan dari laporannya. “Kalaupun pembongkaran tidak bisa dilakukan tahun ini, harus tahun depan karena tidak ada anggaran, tidak apa-apa, tapi kan keputusan resminya (harusnya) kita tahu,” lanjut Lenny.
Sebab itu, Lenny memutuskan mendatangi gedung DPRD dengan harapan melaporkan langsung kepada wakil rakyat. Tapi karena tak ada wakil rakyat yang terlihat siang itu, Lenny hanya memasukkan surat pengaduannya ke Sekretariat DPRD yang ditujukan langsung kepada Ketua DPRD Pematangsiantar, Timbul Lingga.
“Selain ibu saya sudah tua, saya juga kan punya tiga anak kecil yang tinggal di situ. Kalau nanti terjadi kebakaran, gimana?” tanya Lenny sambil menangis.
Usai memasukkan suratnya, sejumlah wartawan meminta Lenny menunjukkan langsung lokasi Gang Kebakaran. Di lokasi, terlihat jelas sudah berdiri bangunan mewah empat lantai yang disebut-sebut milik seorang pengusaha warung kopi.
Persis di gang kebakaran yang sudah ditutup itu terlihat terpasang meteran listrik, alat-alat memasak, sejumlah tabung gas, dan perabotan lain. (Agus)





