SIMALUNGUN, Armadanews.id | Ribuan lalat yang berasal dari peternakan ayam diduga milik Solihin meresahkan warga Huta I Nagori Padang Mainu, Kecamatan Dolok Batunanggar Kabupaten Simalungun.
“Di wilayah ini peternakan ayam, sepertinya pemilik kurang memperhatikan kebersihan kandang sehingga mengundang ribuan lalat,” kata warga setempat yang tidak mau disebut namanya, Rabu (8/12) sekitar pukul 10.50.wib.
Ia mengatakan, warga tidak melarang pengusaha ayam untuk membuka peternakan di wilayah tersebut, namun harus memperhatikan kebersihan sehingga masyarakat sekitar tidak menjadi korban.
Menurutnya, serbuan ribuan lalat dari peternakan ayam tersebut sudah keterlaluan, karena sampai mengganggu aktivitas warga saat istirahat serta makan.
“Kami tidak bisa tenang istirahat kalau dirubung ratusan lalat, demikian juga saat makan kami harus menghindar dari lalat-lalat itu,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tahun sebelumnya warga juga sudah pernah protes terhadap peternak ayam, sehingga tidak ada lagi lalat tetapi akhir akhir ini keluh kesah kami tidak digubris.
Disebutkannya pengusaha peternakan ayam tidak ada mengantongi izin, termasuk izin gangguan lingkungan atau HO yang ia duga tidak dimiliki pemilik peternakan.
Pantauan di rumah warga, ribuan lalat tampak memenuhi hampir seluruh areal rumahnya, dan terasa sangat mengganggu.
Pangulu Nagori Padang Mainu Sucipto saat dikonfirmasi mengaku, dirinya sudah mendapatkan laporan dari warga dan akan mengundang untuk mencari solusi akibat keresahan warga tersebut.
Sementara Sekcam Kecamatan Dolok Batunanggar Desva Saragih juga mengatakan,dari pihak kecamatan akan turun ke lokasi ternak ayam tersebut akibat warga setempat resah ribuan lalat menjamur kerumah warga.
“Kami juga akan menjumpai pemilik ternak ayam untuk mencarikan solusinya sehingga warga tidak terganggu,” ucapnya Rabu (8/12) sekitar pukul.11.10.wib.(Roz)







