PARAPAT, ARMADANEWS.ID | Para siswa di SMA Negeri 1 Tanah Jawa tidak dapat belajar dengan efektif dan terkesan diterlantarkan. Pasalnya Kepala Sekolah mengajak para guru meninggalkan sekolah untuk berwisata ke Kota Parapat.
Amatan di lokasi penyekatan di POS PAM di Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun , Sumatera Utara pada Kamis (6/1-2022). Satu unit mobil mini Bus merk Atlas diberhentikan oleh petugas POS PAM dalam rangka pemeriksaan surat kendaraan.
Selanjutnya, petugas memeriksa para penumpang diduga para guru SMA Negeri 1 Tanah Jawa terkait kelengkapan pemakaian masker dan surat sertifikat Covid 19.
Dan setelah dinyatakan lengkap rombongan guru pun dipersilahkan melanjutkan perjalanannya untuk berwisata mandi -mandi ke pantai pondok permai Parapat.
Tapi sebelum melanjutkan perjalan, seorang guru bermarga Manurung kepada kru Media ini mengatakan, bahwa mereka diarahkan oleh oknum Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanah Jawa berwisata ke Parapat, dalam rangka Tahun Baruan.
“Kami diarahkan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanah Jawa Parulian Manik ke Parapat, dalam rangka Tahun Baruan,” ungkap Manurung,
Ketika disingung kegiatan proses mengajar di SMA Negeri 1 Tanah Jawa. Manurung mengatakan, bahwa proses mengajar tetap berlanjut di sekolah. “Kegiatan belajar tatap berlanjut, masih ada guru tingal di sekolah,” ucapnya.
Saat dikonfirmasi Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanah Jawa Parulian Manik melalui telepon selulernya atau WhatsApp, hingga berita ini dilayangkan ke meja redaksi belum ada balasan dari oknum Kepala sekolah. (Hery)







