PARAPAT, ARMADANEWS ID | Lurah Girsang Agustina Siagian sepertinya belum memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksinya). Dimana Lurah mempunyai tugas pokok membantu Camat dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan di kelurahan, yaitu melakukan pemberdayaan masyarakat, melayani masyarakat, memelihara Ketentraman dan ketertiban umum, serta memelihara sarana dan prasarana serta fasilitas pelayanan umum. Namun hal tersebut terkesan diabaikan oleh oknum lurah.
Selain itu, Lurah juga mempunyai tugas
menetapkan program kerja Kelurahan berdasarkan tugas pokok dan kewenangannya sebagai pedoman pelaksanaan tugas, mendistribusikan tugas kepada bawahan, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Akan tetapi program kerja itu belum berjalan dengan maksimal di Kelurahan Girsang.
Parahnya, disaat jam kerja kantor Kelurahan Girsang kerap ditinggal Lurah bersama bawahannya. Sehingga urusan masyarakat sering terkendala. Oleh karena itu diminta Bupati Simalungun Radiapoh Sinaga agar segera melakukan tindakan tegas terhadap Lurah Girsang Agustina Siagian.
” Paling mau turun kelapangan sewaktu ada kegiatan gotong royong, selain itu tak pernah, bahkan program kerjanya terkait peningkatan ekonomi warga pun belum ada, padahal dia sudah hampir 6 bulan menjabat, ” ungkap seorang warga Girsang 2 bermarga Sinaga, Rabu (19/1/22).
Dikatakannya, di atas jam 12.00 wib, kantor Lurah Girsang selalu ditinggal oleh para ASN. Jadinya urusan masyarakat selalu terkendala. Yang sering lihat warga di kantor Lurah Girsang ada tulisan di atas meja lagi rapat dan kelapangan.
” Yang kita tau, kantor itu tutup Jam 16.00 Wib, sore, tapi di kantor lurah Girsang jam 12.00 wib, siang sudah tutup, jadi mustahil pelayanan bisa bagus, dan kita minta Bupati melakukan evaluasi kinerja Lurah Girsang,” pinta warga,
Ketika dicoba dikonfirmasi Lurah Girsang terkait keberadaan dirinya bersama anggota ASN lainya, tak berada di kantor pada jam kerja, Agustina berdalih sedang di kantor camat, sedangkan ASN lainya berada di lapangan. (Hery)





