SIMALUNGUN, Armadanews.id | Dilarang sekelompok masyarakat untuk melaksanakan ibadah Minggu, Jemaat GPdI di Desa Bangun, Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun berharap perhatian Pemkab Simalungun.
Melalui media sosial Facebook yang diposting di group RHS-ZW membangun Simalungun, Boston Pasaribu memposting curhatan soal larangan beribadah, Minggu (30/01/2022).
Berikut postingan Boston Pasaribu, “Tolong pemerintah Daerah Kabupaten Simalungun dalam hal ini Bpk Bupati Simalungun spy sesegera mungkin utk turun utk memediasi persoalan pembangunan dan ibadah terhadap Gereja (GPdI)yg dipersoalkan oleh sekelompok masyarakat yg ada di Desa Bangun Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun. Kiranya Bpk Bupati dapat menyelesaikan masalah ini sebelum berdampak lbh luas.
Sebagai informasi,GPdI sudah ada di desa itu kurang lbh 30 tahun.
Kronologi singkat, Shalom Teman2 mohon doakan dan mari kita bantu rame2, Gereja GPdI Siloam, di Jln Asahan, Km 16 Gg Nenas, Nagori Bangun, Kab. Simalungun yg saat ini sedang di Persekusi, dilarang beribadah, Oleh para pihak, oknum2 tertentu.
Gereja GPdI Siloam ini sudah ada lebih dari 30 thn di Nagori Bangun, selama ini Beribadah di rumah dan di ijin kan oleh KepDes n Masyarakat dgn sukacita, .
Lalu Gereja ini dapat Berkat dari Tuhan membeli tanah pertapakan dan membangun gereja, yg ada sekarang ini. waktu Pembelian Tanah dan Pembangunan Gereja atas sepengetahuan dan dukungan KepDes dan tokoh2 masyarakat setempat, dan
Jemaat selama ini (beberapa bulan) sudah beribadah di Gereja baru tetsebut dgn sukacita atas berkat2 Tuhan, entah apa alasannya mendadak Gereja yg di Pimpin Pdt Peterson Pasaribu/istri Ibu br Silitonga ini dilarang beribadah, sudah 6 bulan ibdh di aula polsek.
Oleh anugerah Tuhan 2 minggu lalu, minggu 23 Januari Kembali beribadah ke Gedung gereja yg sudah di babgun dgn sukacita dan juga minggu 30 Januari 2022. Setelah usai ibadah datanglah para pihak melarang mereka/Jemaat GPdI Siloan, Bangun beribadah. Tentu itu mengejutkan dan sangat mengganngu dan mengecewakan.
Kepada teman2 seiman di manapun berada mohon doakan Gereja dan Pdt ini agar bebas beribadah lagi kpd Tuhan dan kepada para pihak tolong bantulah kami/Gereja ini agar bisa beribadah lagi. Kepada Yth Bp Kepala Desa, Bp Camat, Bp Bupati, FKUB, Depag (Kemenag) dan yang lainnya, bantulah Gereja ini dalam segala kesukaran dan kekurangannya, agar bisa bebas beribadah kpd Tuhan dgn sukacita kembali dan mohon jabgan dipersulit (lebih2 jgn di Persekusi). Atas bantuannya km ucapkan terlebih dahulu banyak2 terima kasih. Tuhan pasti memberkati.
Kita berharap Mujizat Tuhan buat GPdI Silian dan Kel Pdt P Pasaribu. Amin.
Postingan Boston pun dikomentari 159 orang dan dibagikan hingga 113 kali. (ds)







