PARAPAT, ARMADANEWS.ID | Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) PARAPAT, dr Jimmy Gultom sepertinya kurang bersahabat terhadap wartawan.
Pasalnya, sudah beberapa kali dijumpai wartawan untuk dikonfirmasi terkait besarnya Insentif Pegawai yang dibayarkan dan kualitas layak konsumsi air galon isi ulang yang diberikan kepada pasien. Namun oknum direktur RSUD Parapat tersebut tak jua kunjung bisa dijumpai.
Demi keterbukaan informasi publik, awak media berharap agar Bupati Simalungun Radiapoh Hasihola Sinaga segera meninjau ulang kinerja direktur RSUD Parapat. Sehingga pelayanan terhadap masyarakat dapat berjalan baik, nyaman dan lancar. Sebab RSUD Parapat dibiayai dari Angaran Perbelanjaan dan Belanja Negara (APBD) Kabupaten Simalungun.
Parahnya, ketika awak media mencoba menjumpai direktur RSUD Parapat di ruang kerjanya dalam rangka konfirmasi. Kepala Tata Usaha RSUD Parapat Lentina Marpaung mengatakan, supaya awak media menunggu di ruang tunggu sebentar.
Namun beberapa jam ditunggu oknum direktur tak kunjung keluar dari ruangannya menjumpai wartawan.
“Nga lao rapat tu kantor camat ito (Sudah pergi rapat ke kantor camat ito),” ungkap Lentina melalui whatsAppnya, Kamis(24/2-2022).
Ketika dicoba dikonfirmasi Direktur RSUD Parapat dr Jimmy Gultom melalui whatsApp terkait pemberian air galon isi ulang kepada pasien. Dan apakah air galon isi ulang tersebut sudah steril atau kuaitasnya sudah memiliki hasil laboratorium layak dikonsumsi.
Begitu juga dengan insentif pegawai apakah sudah dibayarkan. Namun sampai berita ini dilayangkan ke meja redaksi, Direktur tak kunjung membalas SMS awak media. Sehingga ada dugaan bahwa oknum direktur ‘ Elergi’ terhadap insan pers. (Hery)







