PARAPAT, ARMADANEWS.ID | Petani padi di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi. Akan tetapi kios pupuk UD Sehat Tani diduga menjual pupuk NPK Phonskha.
Petani juga meminta pihak yang berwenang segera melakukan penyidikan di sejumlah kios pupuk di Kecamatan Girsang. Sehingga tidak terjadi penimbunan atau penyelewengan pupuk bersubsidi.
Hal itu disampaikan seorang petani padi M Sinaga (45) kepada awak Media saat disambangi di rumahnya, Jumat (4/3-2022).

Dikatakannya, kelangkaan pupuk bersubsidi sangat berpengaruh terhadap petani padi mau pun musim tanaman lainnya.
” Bulan ini, musim tanam padi uda mulai di Girsang ini, tapi pupuk Urea dan Phonska Subsidi lagi kosong di setiap kios pupuk, jadinya kita kuatir tahun ini petani padi di Girsang akan gagal panen,” keluh Warga.
Ketika awak media melakukan monitoring di kios pupuk UD Sehat Tani di Girsang. Ditemukan satu karung phonskha bersubsidi terpajang di depan kios dengan kondisi goni plastik terbuka. Sehingga ada dugaan bawa pupuk Phonska dijual dengan eceran
Ketika dikonfirmasi kepada istri pemilik kios pupuk UD Sehat Tani bermarga Situmorang mengatakan bahwa pupuk phonska subsidi tersebut mau dipakai sendiri.
” Saya kan ikut peserta Kelompok tani, jadi pupuk Phonska bersubsidi yang terbuka ini mau kupakai sendiri di ladang ku, bukan mau di jual eceran,” ungkap nyonya Situmorang.(Hery)







