SIANTAR, Armadanews.id | Pak Kapolres Kota Pematang Siantar, saat ini aksi balapan liar masih marak.
Seperti aksi balap liar yang dilakukan sekelompok pemuda di seputaran Jalan Kartini Kecamatan Siantar Barat Kota Pematang Siantar, Sabtu (10/9/2022) sekira pukul 03.00 Wib.
Aksi balap liar itu selain kebisingan yang ditimbulkan dari suara knalpot juga berpotensi membahayakan pengendara lainnya (mengganggu ketertiban lalu lintas).
Salah seorang warga, G Tobing (47) yang berada disekitar lokasi aksi sangat menyesalkan atas prilaku remaja yang kerap membuat keributan.
“Belakangan ini memang sering orang ini melakukan aksi balap liar di sini (Jalan Kartini). Diusir pun mereka tak perduli,” sebut Ganda.
Menurutnya, balap liar itu menjadi ajang perjudian yang digemari remaja jaman sekarang, mengingat para remaja datang berkelompok dan diskusi terlebih dahulu sebelum dimulainya balapan.
“Menurutku mereka itu melakukan perjudian dengan melakukan aksi balapan. Kalau tidak, ngapain mereka mau nanggung resiko besar?. Seumpamanya kecelakaan lah di simpang itu, siapa yang mau tanggung jawab?,“ ucapnya.
Ia juga meminta pihak Kepolisian Kota Siantar sekiranya tegas dalam menindak kenakalan remaja khususnya balapan liar, rajia knalpot blong dan patroli malam ditingkatkan lagi sehingga potensi balapan liar tidak terjadi lagi.
“Kami selaku warga sini tentunya berharap polisi dapat menertibkan aksi balap liar yang sungguh mengganggu kenyamanan, apalagi udah tengah malam gini terganggu orang istirahat. Itulah semoga polisi bisa patroli malam biar ditangkapi aja kendaraannya mereka,” Pungkasnya seraya kembali pulang ke rumah.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Pematang Siantar, AKP Relina Lumban Gaol,SSos, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (10/09/2022) mengatakan pihaknya akan tetap antisipasi giat-giat patroli ke tempat-tempat disinyalir dijadikan balap liar.
“Ya ke kartini mereka skrg ya.
Kita tetap antisipasi giat2 patroli ketempat2 disinyalir dijadikan tenpat2 balap liar, penindakan thdp pengguna knalpot blongpun tetap kita laks giat2 bica cek di medsos kita,” sebutnya.
“Saya mau mengajak semua kita perangkat RT, lurah, pemuda setempat jangan mau wilayahnya dijadikan ajang balap liar.
Orangtua mengawasi anaknya jangan diberi ijin anaknya menggunakan knalpot blong kalau kita semua berperan, Insyaallah bisa damai,” sebutnya. (Tim).





