PARAPAT, ARMADANEWS.ID | Ikatan Alumni Sekolah Perikanan Bogor (SPB) melaksanakan Reuni Akbar angkatan 1974-2000 di objek wisata prioritas Danau Toba Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip) Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Kegiatan reuni Akbar digelar selama dua hari sejak 7-9 September 2022, yang dihadiri sejumlah alumni dari berbagai provinsi , salah satunya Jawa Timur, Jawa Barat, Aceh, Sumatrera Barat, DKI Jakarta dan Sumatera Utara, sebagai tuan rumah.
Ada pun yang hadir dalam reuni Akbar tergabung dalam lintas angkatan Sekolah Perikanan Darat Menengah Atas (SPDMA), Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM), Sekolah Pembangunan Pertanian Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SPP-SUPM), Ahli Penyuluhan Perikanan (APP) dan Sekolah Tinggi Penyuluhan Perikanan (STPP) dan Sekolah Tinggi Pedrikanan Jurusan Penyuluhan (STP Jurluhkan).
“Sekolah Perikanan Bogor (SPB) ini berdiri sejak 1958 dan telah meluluskan ribuan alumni yang tersebar diseluruh penjuru, serta pelosok Indonesia , bahkan di luar Negeri, yang hadir dalam temu kangen ini ada 120 orang ,” terang H. Zonny Waldi, S,sos, MM didampingi Ketua Panitia Ahmad Hadian, S.PdI disela-sela acara pada Minggu (09/10/2022 ).

Wakil Bupati Simalungun itu menjelaskan, dirinya lulusan Sekolah Perikanan Cikaret Bogor angkatan 74. “Selamat datang kepada seluruh Alumni Sekolah Perikanan Cikaret Bogor di Kota Touris Parapat, dan Selamat menikmati keindahan alam kawasan Destinasi Pariwisata Danau Toba ini ,” ucapnya.
H. Zonny Waldi megatakan, tujuan memilih lokasi Reuni SPB di Tano Habonaron Do Bona Kabupaten Simalungun. Untuk memperkuat tali silaturahmi antar sesama alumni juga memperkenalkan Destinasi Super Prioritas Kawasan Danau Toba.
“Reuni Akbar ini mengangkat Thema ‘Jumpa dan Canda Merajut Silahturahmi” , saya harap hubungan baik yang sudah terjalin saat ini dapat terus terjaga, dan tolong di promosikan destinasi pariwisata Tano Habonaron do Bona Simalungun ini di luar daerah lain,,” ajak Wabub Simalungun.
Sementara , laporan Ketua Panitia kegiatan reuni Ahmad Hadian menjelaskan, peserta yang mengikuti reuni Akbar para pakar dan ahli perikanan serta dari praktisi perikanan se-Indonesia. Yang mana berkiprah di bidang usaha perikanan dan berkiprah di Pemerintahan.
“Kita pilih Kota Touris Parapat sebagai tempat pertemuan reuni , tujuannya sekaligus untuk memperkenalkan Kawasan Danau Tob sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas,” ujar anggota DPRD Sumut kader PKS itu.
Selanjutnya, para peserta menyempatkan diri mengelilingi Destinasi Pariwisata Kawasan Danau Toba menaiki Kapal Tradisional. Sembari menyaksikan pertunjukan Budaya Batak menari (manortor) di Desa Tomok. (Hery)







