SIMALUNGUN, Armadanews.id| Jenro Simarmata (31) ditemukan tewas di gudang sawmil di Bayu II Kelurahan Huta Bayu Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun, Selasa (08/11/2022) sekira pukul 10.30 wib.
Kronologis kejadian, pada hari Selasa tanggal 08 Nopember 2022 sekira pukul 10.30 Wib, menurut keterangan saksi mertua korban, Rusman Silalahi melihat korban Jenro Simarmata sedang bekerja memotong dan atau mengetam kayu di mesin ketam/mesin gergaji milik korban.
Namun Rusman Silalahi curiga karena suara mesin ketam/mesin ketam tidak hidup (mati). Ia pun mendatangi ke lokasi tempat kerja menantunya itu.
Terkejut, Rusman Silalahi mendapati menantunya sudah tergeletak di mesin ketam/ mesin gergaji dalam keadaan telungkup di mesin ketam/ mesin gergaji.
Berupaya menolong korban, Rusman memegang tubuh korban, namun ia terkena setrum arus listrik mesin ketam/mesin gergaji tersebut.
Rusman Silalahi pun langsung mematikan arus listrik dengan cara menarik kabel listrik dari meteran yang ada di tempat/lokasi kerjanya, sehingga arus listrik ke mesin ketam/mesin gergaji mati.
Setelah itu saksi Rusman Silalahi mendapati menantunya Jenro Simarmata telah meninggal Dunia di lokasi kejadian.
Diduga korban Meninggal Dunia akibat dari tersetrum arus listrik dari kabel mesin Ketam/mesin gergaji dan korban mengalami luka terkelupas di bagian jemari kaki korban.
Selanjutnya jasad korban dievakuasi ke rumah Duka di Huta Bayu II Kelurahan Huta Bayu Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun.
Pihak Medis Bidan Desa Kelurahan Huta Bayu telah melakukan pemeriksaan luar terhadap korban Jenro Simarmata dan hasil pemeriksaan luar terdapat luka terkelupas pada jemari kaki korban.
Istri korban, Desima Silalahi menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat tersetrum arus listrik dan bersedia membuat surat pernyataan kepada pihak kepolisan. (Bronson)







