PAKPAK BHARAT, Armadanews.id | Laka Lantas maut terjadi di Dusun Kuta Saga, Sukaramai Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Senin (28/11/2022) sekira pukul 10.30 WIB.
Satu unit Mobil Rombongan Pelayat KIA bernomor polisi BL 1061 AW dikemudikan Parningotan Lubis dengan membawa 16 penumpang terjun bebas ke jurang kedalaman 150 meter. Akibatnya 5 orang tewas di tempat dan 12 lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat.
Informasi dihimpun Armadanews.id, mobil bergerak dari Berlampu Sidikalang menuju Pakpak Barat hendak menghadiri acara adat pemakaman kerabat mereka di Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat.
Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Rocky Marpaung saat memimpin evakuasi mengatakan mobil minibus yang membawa 17 orang masuk ke dalam jurang.
“Menurut keterangan dari korban yang selamat, mereka mau menghadiri acara pemakaman di Kecamatan Salak,” sebut Kapolres.

Sementara Kasat Lantas, Iptu Mujiono menerangkan, mobil jenis KIA bernomor polisi BL 1061 AW dikemudikan Parningotan Lubis.
Di dalam mobil terdapat 17 penumpang. Mobil melaju dari arah Sidikalang tujuan Salak. Pada lintasan menurun di Sukaramai, armada itu mengalami rem blong. Parningotan juga sudah pakai rem tangan tetapi tidak mengigit. Lalu banting setir ke kiri hingga menabrak pembatas lalu terjun ke jurang sedalam 150 meter.
“Rem blong. Sopir juga sudah pakai rem tangan tapi tak mengigit,” kata Mujiono sesuai penjelasan Parningotan Lubis.
Dalam peristiwa itu, lima orang meninggal dunia. Yakni nama Ira Simamora (55), Rales Batubara (66), Lamsiar Nababan (60), Mindo Sigalingging (39) dan Lasben Lubis (70).
Selanjutnya, korban luka atas nama Omma Sihombing, Tumpal Lubis, Mesra Sihombing, David Nababan, Mentibo Simamora, Reanta Bintang, Sehat Lubis, Nauli Nababan, Aslina Lubis, Marice Sinaga, Tigles Lubis dan Parningotan Lubis.
Salah seorang warga, Leonard Hutasoit penduduk Jalan Trikora Sidikalang mengatakan, mendengar jeritan minta tolong dari arah lembah. Kala itu dia sedang perjalanan pulang dari Salak. Saat di lokasi, dia sudah melihat warga lainnya.
“Dang tarida motor I sian dalan. Saik bagas rura na”, kata Leonard.
Ditambahkan, dari korban selamat yang sempat berbincang dengan Leonard, penumpang mengenakan pakaian hitam. (CH-DB)





