Samosir — Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk didampingi Sekdakab Marudut Tua Sitinjak, Asisten I Tunggul Sinaga, serta Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Tetty Naibaho menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir tetap mendukung pengembangan destinasi prioritas Danau Toba, baik dalam pengembangan objek wisata maupun dalam menjaga kelestariannya. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat pengembangan destinasi prioritas Danau Toba secara daring yang digelar di Rumah Dinas Wabup Samosir pada Selasa (22/7/2025).
Dalam menyambut tim asesor revalidasi Geopark Kaldera Toba, Ariston menyebut bahwa Pemkab Samosir sudah melakukan persiapan dan siap menyambut kedatangan para asesor. Ia juga meminta agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun pengembangan SDM di kawasan Danau Toba.
Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan meminta agar para Bupati di kawasan Danau Toba kompak dan menjalin kolaborasi yang baik. Luhut memberikan pujian khusus terhadap penanganan eceng gondok yang dilakukan secara intensif di kawasan Danau Toba dan berharap program tersebut bisa diterapkan secara menyeluruh di Sumatera Utara.
“Dengan kekompakan pejabat di daerah, saya optimis Danau Toba menjadi destinasi wisata internasional,” kata Luhut.
Luhut menegaskan bahwa program penataan kawasan prioritas Danau Toba perlu dikerjakan secara bersama-sama, menjalin komunikasi lintas pihak yang peduli, termasuk dalam pengelolaan geopark ke depan dengan memilih orang yang kredibel.
“Khusus Danau Toba, kita kerjakan rame-rame. Perlu satu tim khusus yang melibatkan Gubernur Sumut, Bupati serta stakeholder lainnya,” terang Luhut.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kunjungannya bersama Menteri Pariwisata ke kawasan Danau Toba dalam seminar internasional merupakan salah satu langkah mendukung penilaian UNESCO dalam geopark. Dalam menyambut kehadiran asesor, Bobby mengatakan bahwa layanan sudah disiapkan dengan baik dan detil persiapan telah dilakukan.
“Seluruh Bupati sudah disarankan support full, karena penilaian ini prioritas untuk menjadikan Danau Toba kawasan wisata yang diperkenalkan di tingkat internasional,” kata Bobby.
Terkhusus untuk penyelenggaraan ajang F1H2O World Cup dan aquabike yang akan digelar di Danau Toba, Bobby meminta pemerintah pusat membantu pembiayaan karena dukungan anggaran dari provinsi dan kabupaten belum mencukupi. (AN)





