DELI SERDANG — Dalam sunyi dini hari yang masih diselimuti gelap, semangat pengabdian kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Pada Rabu, (08/04/2026) sekira pukul 01.30 WIB, Tim SAR dari Batalyon A Pelopor bergerak cepat menuju lokasi bencana alam longsor di kawasan Pemandian Sembahe Serumpun Bambu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.
Gerak cepat, seluruh personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang dikenal sebagai salah satu titik wisata alam di wilayah Sibolangit. Informasi awal terkait longsor yang terjadi di kawasan tersebut menuntut respons cepat guna mengantisipasi adanya korban serta potensi bahaya lanjutan di medan yang cukup ekstrem.
Kesiapan alat menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lokasi bencana, mulai dari pembersihan material longsor hingga proses pencarian dan penyelamatan korban.
Keberangkatan tim menuju lokasi berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, mencerminkan profesionalisme serta dedikasi tinggi personel Brimob dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Di tengah kondisi malam hari yang penuh tantangan, mereka tetap hadir sebagai garda terdepan, membawa harapan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Hingga laporan awal disampaikan, seluruh personel, peralatan, dan perlengkapan dinyatakan lengkap dan dalam kondisi siap operasional. Tim telah bergerak menuju lokasi untuk segera melakukan langkah-langkah evakuasi dan penanganan sesuai prosedur SAR.
Kehadiran Tim SAR Batalyon A Pelopor di lokasi bencana kembali menegaskan komitmen Satuan Brimob Polda Sumut sebagai pasukan elit Polri yang tidak hanya tangguh dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga sigap dan humanis dalam misi kemanusiaan. Di setiap panggilan tugas, mereka selalu hadir tanpa ragu, demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Ada korban yang diduga tertimbun dalam peristiwa ini dan sedang dalam proses pencarian.
“Sembahe longsor,” kata Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka, Rabu (08/04/2026).
Banjir dan longsor ini terjadi karena hujan deras di lokasi tersebut sejak Selasa (07/04) malam. Brimob bersama tim dari SAR hingga TNI sudah turun ke lokasi membantu mencari dan mengevakuasi korban.
“Dalam hal ini Brimob, Basarnas, dengan Polsek, dengan TNI, dengan masyarakat dari tadi malam itu melakukan pencarian korban tertimbun dan juga melakukan evakuasi,” ungkapnya.
Rantau belum memerinci korban akibat peristiwa ini. Selain pencarian korban, tim yang diturunkan juga membantu membersihkan rumah warga yang terdampak bencana.
“Juga membantu masyarakat membersihkan rumah dan segala macam lainnnya,” jelasnya. (*/AN)





