SIMALUNGUN, ArmadaNews.id – Komisi II DPRD Kabupaten Simalungun bersama Manajer Kebun PTPN. IV. Dolok Ilir Ir. Erwin Pangabean didampingi SDM Fadlan Simatupang. SH, BPBD Simalungun meninjau jembatan yang jebol di Perluasan Timur, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batunanggar, Rabu (08/07/2020) sekira pukul 12.30.wib.
Kehadiran Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Simalungun, Maraden Sinaga bersama anggota Suriawan. SH, Sariadi Saragih. ST, Irwansyah Purba, Mariono, Fao Saut Sinaga, Salbin Damanik, Ikhwaludin Nasution bersama Manajer Kebun PTPN. IV. Dolok Ilir didampingi Camat Dolok Batunanggar Susilo. SH, dan Lurah Serbalawan Lasma Damanik meninjau lokasi jembatan yang merupakan akses jalan penghubung tiga desa tersebut.
Peninjauan ini berawal Laporan dari Masyarakat setempat, yang secara kebetulan ada di wilayah Dapil (daerah pemilihan) Sariadi. ST dan Suriawan. SH pada pileg tahun Lalu.
Ketika tiba di lokasi, Suriawan. SH bersama anggota DPRD Simalungun Komisi II mendapati kondisi Jembatan yang sudah jebol. “Kondisi ini dikhawatirkan akan mengancam keselamatan bagi yang menggunakan jalan tersebut,” katanya Suriawan.

Mengetahui kondisi itu, Komisi II DPRD Simalungun akan mengusulkan ke dinas terkait untuk segera di perbaiki jembatan dengan kondisi yang memperhatinkan. Lebih lanjut Suriawan mengatakan, kondisi jembatan tersebut sangat memprihatinkan, bila perlu diprioritaskan untuk segera di perbaiki, di khawatirkan jika musim hujan tiba, menyebabkan longsor lebih Lebar yang berakibat putusnya akses jalan di tiga desa tersebut.
Sementara anggota DPRD Simalungun Sariadi Saragih, ST mengharapkan agar pihak kelurahan, camat Dolok Batunanggar dan bila perlu ikut masyarakat menanda tangani dalam surat pengajuan ke instansi terkait agar pembangunan jembatan yang jebol agar cepat dibangun. “Sehingga tidak menggangu aktifitas warga yang melintasi jembatan itu.ujarnya.
Komunitas Relawan North Sumatera (KRNS), Aroji Siagian mengapresiasi yang dilakukan oleh Ketua Komisi II DPRD bersama anggota Komisi II DPRD Simalungun tersebut.
“Karena DPRD adalah Sebagai corong aspirasi dari masyarakat, atau perpanjangan lidah masyarakat, berkewajiban untuk menyampaikan keluhan mereka pada pemerintah Daerah. Kita juga berharap kepada Pemkab Simalungun untuk segera membangun jembatan tersebut,” kata Aroji.(Oji)





