SIMALUNGUN, ArmadaNews.id – Sungai Bahapal Sipangah, di Nagori Bandar Selamat, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun identik dengan misteri dan magis.

Disampaikan Iwan Mahmun atau yang akrap disapa Ucok, warga Huta Kataran, Nagori Rabuhit, yang juga seorang paranormal, Rabu (22/07/2020), percaya atau tidak, Sungai Bahapal memiliki mitos. “Awalnya ‘penunggu’ Sungai Bahapal meminta tujuh korban,” ujar Ucok.
“Setelah dilakukan ritual dengan penunggu sungai digantikan dengan seekor ayam hitam dengan syarat darah ayam saat dipotong dialirkan di sungai tersebut,” kata Ucok.
Dikatakan Ucok, saat ayam hitam permintaan penunggu sungai dipotong terjadi suatu keanehan.
“Anehnya,saat ayam itu sudah dipotong dan diletakkan di aliran sungai, ayam tersebut langsung berputar serta masuk kedalam sungai dan dengan sekejap saja langsung menghilang,” sebut Ucok.
“Saat melakukan ritual dan dari hasil komunikasi, dimana penunggu sungai tersebut marah karena lokasi sungai banyak dirusak seperti batu-batuan hingga sampai perbatasan aliran pinggiran sungai,” kata Ucok.

Lanjut Ucok, nyaris disemua daratannya ada cerita misteri. Seperti daerah jembatan Bahapal dijaga Raja Joreng kondisi kaki cacat sebelah, daerah Sipangah dijaga Datuk Ular Kuning, daerah lainnya Sungai Bahapal sampai daerah Raya dijaga Hulu Balang Bonggung.

Percaya atau tidak, tetapi cerita ini diutarakan oleh Iwan Mahmun atau Ucok seorang paranormal saat pencarian enam orang yang hanyut. Dimana seorang korban hilang selama tiga hari dan baru ditemukan dengan cara ritual yang dilakukan oleh Iwan Mahumun alias Ucok.
Seperti diberitakan, pada Minggu (19/07/2020), sebanyak enam warga desa Paya Bagas, kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai yang masih satu keluarga ditemukan tewas hanyut saat mandi di Sungai Bahapal. Kelima korban, Evi Naibaho (44), Firli Ayu (12), Fitri Ayu (10), Feby Ayu (8) dan Rizki (8). Sementara jasad Rahmansyah ditemukan setelah dilakukan pencarian selam tiga hari. (Oji)





