SIANTAR,Armadanews.id | Tragis..Lima orang penghuni gudang gas elpiji di Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat ditemukan tewas terpanggang dengan kondisi yang memprihatinkan.
Kelima korban masih satu keluarga dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dua lokasi yang ada di rumah tersebut. Empat korban ditemukan dilantai dua dan satu korban dengan posisi duduk meringkuk ditemukan di kamar mandi belakang lantai satu , Minggu (27/09/2020), sekira jam 00.04 WIB.
Informasi dihimpun, kelima korban tewas merupakan pemilik gudang Ameng (68), menantunya Yanti Yang (39) dan tiga anaknya, yaitu Clarissa Kie (15), Kenrick Kie (12) dan Kenjiro Kie (6). Sementara Suami Yanti, Hendra saat kejadian sedang berada di luar rumah.
Camat Siantar Barat Arri S Sembiring mengatakan, lima orang yang ditemukan tewas yaitu pemilik gudang Ameng, beserta menantu dan ketiga cucunya. Posisi jenazah Yanti dan tiga anaknya ditemukan berdekatan, sedangkan jenazah Ameng ditemukan di di kamar mandi belakang lantai satu.
Setelah dilakukan evakuasi para jasad korban, Suami korban Yanti, Hendra menangis histeris mengetahui kondisi istri beserta tiga anaknya yang tewas mengenaskan. Kondisi yang sama juga diperlihatkan Riana kakak Hendra yang terus menangis saat jenazah keluarganya dimasukkan dalam kantong mayat hendak dibawa ke RSU Dr Djasamen Saragih dengan mobil BPBD Kota Siantar.

Sementara Kapolresta Pematangsiantar AKBP Boy SB Siregar mengatakan polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. ” Masih diselidiki penyebabnya,” sebut Boy singkat.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Sat Pol PP Kota Siantar, Josua Haloho saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah menurunkan seluruh armada untuk memadamkan kobaran api.
Lanjutnya, petugas Damkar Sat Pol PP Kota Siantar dan dari PT STTC berjuang memadamkan kobaran api yang terus membesar dan beberapa kali ledakan yang diduga tabung gas terdengar dari arah gudang.
Sebelumnya, sbuah gudang gas di Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat tepatnya di belakang gedung Bank Indonesia (BI) dilalap sijago merah, Sabtu (27/09/2020) sekira pukul 19.30 wib.
Ledakan dari beberapa tabung gas membuat api dengan cepat membesar dan melahap sekitarnya sedikitnya empat rumah ikut terbakar. Sementara petugas pemadaman yang berada di lokasi berjibaku dengan berupaya memadamkan kobaran api yang cukup tinggi.
Informasi yang dihimpun, gudang yang terbakar tersebut bekas bengkel yang digunakan menjadi gudang penyimpanan tabung gas elpiji. (ds)





