SIANTAR, Armadanews.id | Sebagai bentuk dukungan untuk pendirian Politeknik Gihon, di Jalan Bahagia No 1 , Kampung Kristen, Kota Pematang Siantar, puluhan mahasiswa yang tergabung di Aliansi Mahasiswa Pembela Kebenaran Gihon (AMPKG) menggelar aksi di halaman kampus, Senin (28/09/2020) sekira jam 10.00 wib.
Dengan mengusung spanduk dan poster, AMPKG menyuarakan dukuangannya terhadap kebijakan yayasan Politeknik Gihon. Seperti kebijakan menggratiskan uang kuliah, menggratiskan uang praktek.

Ketua BEM Politeknik Gihon Pematangsiantar, Sinarta Purba saat dikonfirmasi Armadanews.id, mengatakan aksi yang dilakukan adalah gerakan spontan selaku mahasiswa. “Bahwasanya kami masih menghargai sekolah ini tempat kami belajar, menuntut ilmu. Kami merasa terusik, terganggu,dan merasa sangat tidak nyaman disaat ada beberapa mahasiswa yang kemungkinan dugaan kami tidak hal seperti itu yg terjadi sebenarnya telah memberitakan berita-berita hoax dan keburukan Politeknik Gihon,” sebutnya.
Oleh karena itu dikatakan Sinarta Purba pihaknya tidak bisa tinggal diam, karena masih menghargai dan menghormari kampus tempat mereka menuntut ilmu dan mempersiapkan diri untuk masa depan. “Ini adalah bukti kekecewaan kami atas viralnya berita tentang keburukan Politeknik Gihon,” ujarnya.
Lanjut Sinarta, sebagai mahasiswa aktif mereka melakukan telahan karena ketidak nyamanan dan malu atas beredarnya berita isu tak jelas yang diviralkan oleh beberapa mahasiswa yang tak bertanggung jawab. “Besar harapan kami akan adanya telahan kami ini dapat memperbaiki nama baik perguruan kami,” bilangnya.
“Kami masih butuh Politeknik Gihon. Tempat kami memuntut ilmu untuk mencapai masa depan,” katanya mengakhiri. (ds)





