AJIBATA,ArmadaNews id | Sanjaya Julianus Sihombing (15) tewas tertimbun saat menambang pasir di Sungai Naborsahan Ajibata, Kelurahan Parsaoran, Kabupaten Toba, Rabu (28/10/2020) pukul 17.00 WIB.
Jasad korban ditemukan setelah beberapa jam dilakukan pencarian oleh pihak keluarga. Setelah dievakuasi, jasad korban pun dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Bahkan, pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut atas kejadian kepada pemilik tambang pasir tersebut dan tidak bersedia dilakukan Autopsi.

Kapolsek Lumbanjulu AKP R Sembiring membenarkan adanya surat pernyataan antara pihak korban dan pemilik tangkahan tesebut.
“Kejadian itu dianggap sebagai bencana, TKP-nya juga sudah kita amankan dengan garis polisi (police line), sejumlah saksi tetap kita proses, baik pemilik tambang pasir, dan sejumlah pekerja di sana”, ujar AKP Sembiring,
Informasi diperoleh di rumah duka, bahwa korban adalah anak yatim piatu. Awalnya korban ikut suami adek almarhum ibu-nya untuk menambang pasir. Namun naas, baru pertama kerja korban terjatuh kemudian nyusup ke dalam tertimbun pasir dan akhirnya tewas.
“Ibu kandung korban sudah lama meninggal karena sakit. Sementara tiga saudaranya diasuh oleh abang Bapak-nya di Kota Siantar, dan ayah korban juga sudah meninggal,” ujar N Br Sirait di rumah duka, Kamis (29/10/2020),
Amatan di lokasi, para pelayat yang datang menyampaikan rasa duka sebelum korban dikebumikan. Tampak para saudara juga menangisi kepergian Sanjaya Julianus Sihombing yang kondisinya didalam peti jenazah. (Hery)





