Armada News
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb
No Result
View All Result
Armada News
  • News
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
Konsep OtomatisKonsep Otomatis
ADVERTISEMENT
HomeRegionalKABUPATENSimalungun
Ilustrasi

Ilustrasi

JALAN TOL, MIMPI BURUK KOTA PEMATANGSIANTAR DAN LAMPU KUNING BAGI DINAS PARIWISATA

Penulis:Armadanews.id
5 September 2021 | 19:56 WIB
inSimalungun, Uncategorized

SIANTAR, Armadanews.id Ι Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Inventasi Luhut Binsar Panjaitan pada Sabtu, 30 Februari 2021 kedatangan beliau adalah untuk meninjau perkembangan keseluruhan kesiapan danau toba sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Menko Luhut Binsar Panjaitan juga menyebutkan pengintegrasian tol melewati Bandara Kualanamu itu bisa mempersingkat waktu tempuh menuju Danau Toba.

Berikut data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) “Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pertanggal 01 juli 2021, Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat yang sedang dalam tahap konstruksi ini sebagai konektivitas pendukung sekaligus memangkas waktu perjalanan dari Medan ke Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) Danau Toba, yang hanya ditempuh dalam waktu 1,5 jam saja.

Kemudian, Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat juga menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara dalam meningkatan ekonomi wilayah dari Medan hingga Parapat.

Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat terdiri dari enam seksi yaitu Seksi 1 Tebing Tinggi- Inderapura (20,4 km) saat ini progresnya mencapai 84,83%, Seksi 2 Inderapura – Kuala Tanjung (18,05 km) progres telah mencapai 65,93%.

Kemudian Seksi 3 Tebing Tinggi – Serbelawan (30 km) progres mencapai 62,68%, Seksi 4 Serbelawan – Pematang Siantar (28 km) dengan progres mencapai 41,65%. Ke-empat seksi ini dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Marga Waskita dan ditargetkan konstruksinya akan rampung pada akhir tahun 2021.

Untuk Seksi 5 Pematang Siantar – Seribudolok (22,30 km), Seksi 6 Seribudolok – Parapat (16,70 km) yang merupakan dukungan Pemerintah dan saat ini masih proses pengajuan Green Book.

Jalan Tol sepanjang 143,25 Km ini merupakan lanjutan konektivitas dari Jalan Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,72 Km. (BPJT/Dms).

JALAN TOL, MIMPI BURUK KOTA PEMATANGSIANTAR DAN LAMPU KUNING BAGI DINAS PARIWISATA
Kevin Lumban Gaol

Menurut penelitian januardin dan hottua (2019), Pembangunan jalan tol merupakan salah satu solusi dari pendistribusian baik barang dan manusia dengan cara mudah dan efektif dari sisi waktu dan jarak. Pembangunan jalan tol merupakan salah satu solusi yang ditawarkan oleh pemerintah sekarang ini untuk mempercepat pertumbuhan di suatu daerah dan melakukan perataan pembangunan di setiap daerah. Pembangunan jalan tol akan memberikan kontribusi yang negatif ketika pembangunan itu dilakukan dengan cara tidak mementingkan beberapa unsur, baik itu dari unsur masyarakat maupun lingkungan.

Penulis mengambil contoh seperti pasar bengkel, dari hasil penelitian Indah Hidayah (2020) Penurunan pendapatan mencapai 50%-200% dibanding sebelum adanya pembangunan jalan tol. Dampak negatifnya juga berdampak pada beberapa toko dodol yang sudah tidak beroperasi kembali.

Karena adanya kekwatiran penulis apabila ruas tol Kuala Tanjung/Medan – Tebing Tinggi – Perapat dioperasikan akan membuat kota Pematang Siantar akan menjadi “KOTA MATI !” akan sama kejadiannya seperti pasar bengkel. Pada dasarnya, jalan tol tersebut akan mendukung program pemerintah untuk menjadikan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Namun, di sisi lain akan mengancam Perekonomian kota Pematang Siantar.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan, mengingat kendaraan – kendaraan yang tadinya akan melintasi kota Pematang Siantar, akan beralih ke jalan tol. Pusat bisnis, seperti wisata kuliner dan umkm tidak akan dilalui wisatawan karena lebih memilih melewati jalan tol karena tujuan utama wisatawan adalah Destinasi Danau Toba. Hal ini disebabkan karena kota Pematang Siantar tidak memiliki destinasi wisata yang menarik minat wisatawan.

Pemerintah harus cepat tanggap dalam mempersiapkan kota Pematang Siantar yang dapat menarik minat wisatawan, isu ini harus segera dibicarakan secara intens kalau kota Pematang Siantar tidak ingin menjadi “kota mati”.

Penulis memberikan solusi untuk pengelolaan rest area atau tempat peristirahatan jalan tol di pematang siantar (seperti rest area dikota cirebon), sejalan dengan hal ini Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna mengatakan pemda juga harus terlibat aktif dalam mengembangkan rest area sehingga berpotensi menjadi destinasi wisata baru, dan para pengemudi mau mampir dan beristirahat di lokasi itu, seperti yang terjadi di sekitar Kota Cirebon. dalam pengelolaan tempat istirahat Kementerian PUPR juga mendorong diakomodirnya kehadiran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada tempat istirahat.

Penulis juga mengingatkan kalau, Kota Pematang Siantar memiliki budaya yang sangat kental. Sebagai literatur, bahwasannya, Pematangsiantar yang dahulu berkedudukan di Pulau Holing dan raja terakhir dari dinasti ini adalah keturunan marga Damanik yaitu Tuan Sang Nawaluh Damanik yang memegang kekuasaan sebagai raja tahun 1906 (wikipedia). Banyak situs budaya di Kota Pematang Siantar yang dapat di perkenalkan secara luas agar dapat menarik wisatawan untuk datang menyambangi Kota Pematang Siantar.

Kota Pematang Siantar ini sangat pluralis, Pada tahun 2020 penduduk Kota Pematangsiantar mencapai 268.254 jiwa, suku Simalungun, Batak Toba, Karo, Jawa, Tionghoa dan suku lainnya yang tesebar di Kota Pematangsiantar. Tidak pernah ada bentrok agama dan budaya. Dari hal itu timbul kecurigaan penulis, bahwasannya hal ini mengakibatkan masyarakat apatis terhadap isu pembangunan yang bersifat kebudayaan. Dapat terlihat jelas kalau masih sangat minim kesadaran masyarakat terhadap budaya yang berada di Kota Pematang Siantar, padahal Museum Simalungun tempat bersemayam berbagai kebudayaan siantar telah tersedia dengan baik, namun sering sekali tidak aktif, karena minimnya ketertarikan masyarakat tentang kebudayaan. Hal yang sama juga terlihat pada salah satu situs budaya makam raja sang naualuh di jalan pematang tidak diekspose dengan baik, padahal tempat tersebut bisa menjadi destinasi budaya dan menarik minat wisatawan. Padahal situs kebudayaan itu merupakan kekayaan tak ternilai yang berada di Kota Pematangsiantar

Penulis menduga Dinas Pariwisata Kota Pematang Siantar Tidak serius dalam meningkatkan dan memperkenalkan situs kebudayaan yang seharusnya menjadi icon Kota Pematang Siantar sebagai Kota berbudaya. Masih sangat banyak PR yang harus dikerjakan oleh Dinas Pariwisata Kota Pematang Siantar.

Penulis juga memberikan lampu kuning kepada Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, karena ada pekerjaan berat untuk memperkenalkan Kota Pematang siantar ditengah kritisnya keadaan Kota Pematang Siantar. Destinasi wisata kebudayaan adalah solusi paling rasional untuk menyelamatkan Kota Pematangsiantar agar tidak menjadi “kota mati”. Penulis juga bersedia jika Dinas Pariwisata Kota Pematang Siantar membuka diri untuk melakukan silaturahmi dan berdiskusi untuk kemajuan destinasi wisata Kota Pematangsiantar.

Melihat hasil tulisan di atas, penulis memiliki keyakinan kalau kebangkitan destinasi wisata budaya dan destinasi pariwisata lainnya yang berada di Kota Pematang siantar mampu meningkatkan minat wisatawan dan akan menyokong sektor perekonomian Kota Pematang Siantar terkhususkan saat jalan tol trans sumatera Kuala Tanjung/Medan – parapat rampung dan dioperasikan. Semua elemen harus bahu – membahu dan serius dalam mengawal isu ini. SEGERA SADAR ! ATAU KOTA PEMATANG SIANTAR AKAN MATI !

PENULIS: Kevin Lumban Gaol (Jurnalis, pegiat lingkungan dan pemuda di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Penulis merupakan akademisi, pegiat literasi, aktivis lingkungan yang juga tertarik tentang isu-isu sosial budaya masyarakat dan produktif dalam menuliskan opini di beberapa media cetak dan siber. Penulis bisa dihubungi di [email protected]).

Konsep OtomatisKonsep OtomatisKonsep OtomatisKonsep OtomatisKonsep Otomatis

Lanjutkan Membaca

Disabilitas Bantu Disabilitas, Aksi Reinhard Raji Manurung di Hatonduhan Simalungun Tuai Inspirasi
Simalungun

Disabilitas Bantu Disabilitas, Aksi Reinhard Raji Manurung di Hatonduhan Simalungun Tuai Inspirasi

Penulis:Armadanews.id
19 September 2026 | 18:08 WIB

SIMALUNGUN-- Meski sebagai penyandang disabilitas, tidak menjadi penghalang bagi pemuda asal Simalungun, Reinhard Raji Manurung dengan menyalurkan bantuan beras kepada lima...

Read moreDetails
Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Melalui Dinkes Gelar Cek Kesehatan Hingga Sunat Massal
Simalungun

Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Melalui Dinkes Gelar Cek Kesehatan Hingga Sunat Massal

Penulis:Armadanews.id
17 September 2026 | 13:25 WIB

SIMALUNGUN - Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, memanfaatkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi sebagai momentum menghadirkan pelayanan...

Read moreDetails
BPBD Kabupaten Simalungun Turunkan Personel Bantu Cari Warga Yang Hilang di Sungai Lobang
Simalungun

BPBD Kabupaten Simalungun Turunkan Personel Bantu Cari Warga Yang Hilang di Sungai Lobang

Penulis:Armadanews.id
13 September 2026 | 20:06 WIB

SIMALUNGUN -- Menerima laporan adanya warga yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di kawasan objek wisata Sungai Lobang, Kampung Kolam, Kelurahan...

Read moreDetails
APPSI Simalungun Siap Bersinergi dengan Satgas MBG, Wabup Simalungun: Dorong Pasar Lokal Perkuat Rantai Pasok
Simalungun

APPSI Simalungun Siap Bersinergi dengan Satgas MBG, Wabup Simalungun: Dorong Pasar Lokal Perkuat Rantai Pasok

Penulis:Armadanews.id
3 September 2026 | 21:37 WIB

SIMALUNGUN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk...

Read moreDetails

Berita Terbaru

Pematang Siantar

Jelang Sumpah Pemuda, KNPI Serukan Pemuda Siantar Bersatu

20 September 2026 | 23:05 WIB
Medan

Dansat Brimob Polda Sumut Wakili Kapolda Sumut Hadiri Penutupan Open Tournament Futsal Panglima TNI dalam Rangka HUT ke-81 TNI

19 September 2026 | 18:11 WIB
Simalungun

Disabilitas Bantu Disabilitas, Aksi Reinhard Raji Manurung di Hatonduhan Simalungun Tuai Inspirasi

19 September 2026 | 18:08 WIB
Tapanuli Utara

Perwira Polres Taput Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum, Tetap Jalankan Tugas Kedinasan

19 September 2026 | 18:02 WIB
Tapanuli Utara

Tim Gabungan Polres Taput, Pemkab, Bulog Dan Badan Ketahanan Pangan Nasional Cek Ketersediaan Pangan, Mutu Serta Harga Pangan di Wilayah Taput

18 September 2026 | 14:15 WIB
Pematang Siantar

Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana, Personel Batalyon B Gelar Simulasi Penanganan Karhutla di Pematangsiantar

18 September 2026 | 08:39 WIB
Medan

Setetes Darah untuk Kemanusiaan: Generasi Muda Brimob Batalyon A Antusias Ikuti Aksi Donor Darah

18 September 2026 | 08:35 WIB
Pakpak Bharat

Bupati Franc Bernhard Tumanggor dan Ketua DPRD Pakpak Bharat Hadiri Rakor Penguatan Tata Kelola Pemda dan Pencegahan Korupsi 

18 September 2026 | 08:25 WIB
Medan

Buntut Kisruh KPID Sumut 2026-2029, Lima Calon Tolak Hasil Pemilihan

18 September 2026 | 08:17 WIB
Pematang Siantar

Tingkatkan Kesiapsiagaan, PLN UP3 Pematangsiantar Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

17 September 2026 | 16:34 WIB
Simalungun

Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Melalui Dinkes Gelar Cek Kesehatan Hingga Sunat Massal

17 September 2026 | 13:25 WIB
Toba

Sidang Sengketa Lahan Amborgang Ditunda Hingga 28 September

14 September 2026 | 16:06 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Terms
  • Policy
  • Pedoman
PT. Putra Armada Defran
Jalan Handayani II, Bah Kapul, Sitalasari, Pematang Siantar

© 2026 Armada News ID

rotasibarakberita hari inidanau toba

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb

© 2026 Armada News ID

rotasibarakberita hari inidanau toba

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb

© 2026 Armada News ID

rotasibarakberita hari inidanau toba