Tapanuli Selatan, Armadanews.id | Sejumlah warga di Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mengaku kecewa dengan kerusakan jalan provinsi di daerah yang belum ditangani bahkan dikabarkan ditunda pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Pasalnya, sosialisasi pembangunan badan jalan tersebut kerap sudah dilakukan, terutama oleh perwakilan pemerintah provinsi di Tapsel.
Menurut warga, kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan dipastikan akan semakin rusak apabila tahun ini tidak dibangun.
“Sudah sering dilakukan sosialisasi, bahkan saya sering mendengar pengumuman dari masjid bahwa pembangunan jalan provinsi ini segera terealisasi. Tapi kenyataannya dibatalkan,” ujar Sahdani Pane, salah seorang warga di Kecamatan Arse.
Menurutnya, apa yang diminta oleh pemerintah Provinsi sudah dipenuhi warga. Namun, tetap pemerintah Provinsi Sumut juga membatalkan pembangunan jalan itu.
“Sangat kecewa, karena sudah beberapa tahun tertunda dengan alasan Covid-19, dan tahun ini juga kabarnya tertunda, tak tahu apa alasannya,” sebut Pane.
Dia mengakui, masyarakat sudah berharap banyak akan terealisasinya peningkatan pembangunan jalan tersebut.
Sebab, sudah banyak kabar diterima warga bahwa jalan milik provinsi di Kecamatan Arse akan dibangun.
Sementara itu, Syahril, salah seorang pengendara roda dua mengatakan, saat ini kondisi badan jalan provinsi di kecamatan Arse semakin rusak.
Sejak beberapa tahun, jalan tersebut tidak tersentuh pembangunan.
“Sebagai pedagang yang hampir setiap hari ke wilayah ini berharap agar pemerintah provinsi secepatnya memperbaiki jalan ini,” ujarnya. (*/AN)





