SIMALUNGUN, Armadanews.id | Verifikasi data penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Kota Siantar diragukan. Pasalnya, pihak BPJS mencatut nama Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga sebagai calon penerima BSU.
Dari data 14,9 juta, pihak BPJS Ketenagakerjaan disinyalir tidak melakukan verifikasi ulang.
“ Data itu tidak by name, melalui NIK (Nomor Induk Kependudukan). Sehingga langsung kirim. Bukan satu-persatu,” sebut Evi, Kabid BPJS Ketenagakerjaan Kota Pematang Siantar.
Sementara Kepala Cabang (Kacab) BPJS Ketenagakerjaan Kota Siantar Inggrid Mayasari menyebutkan untuk data penerima BSU semua dari BPJS yang dikirim ke Kementerian. “Kalau untuk data Bapak Radiapoh kami tidak menginstalnya, karena bukan penerima BSU,” katanya saat zoom meeting di Rumah Dinas Wakil Bupati Simalungun, Jalan Suri-Suri, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (5/11/2022) sekira pukul 13.00 wib.
“Bukan maksud kami melakukan pencemaran nama baik, kami berharap ini diselesaikan dengan baik-baik. Dan akan kami akan tetap selesaikan sesuai dengan keinginan Bapak Radiapoh harus di delete (dihapus-red) dari daftar penerima BSU,” ujarnya..
Dikatakannya, Bupati Simalungun selama ini mendukung program BPJS Ketenagakerjaan. “Kami sangat bangga atas dukungan beliau (bupati-red), terutama untuk semua pekerja-pekerja dan ASN. Dalam setiap pidatonya Bapak Radiapoh mendukung BPJS Ketenagakerjaan yang juga untuk kesejahteraan masyarakat,” sebut Inggrid Mayasari.







