Tapsel, Armadanews.id – Berlatar belakang garis keturunan Raja Adat Kekurian/Kedewanan Negeri Losungbatu menggelar aksi unjuk rasa ke bascamp PT.AR berlokasi di Dusun Aek Batu Mas, Adian Nasonang Desa Sihuik-huik Kecamatan Angkola Selatan Tapanuli selatan, Sumatera Utara, Selasa (10/01/2023).
Dikomandoi Asalsah Harahap, ST puluhan massa pendemo mengatas namakan dari Kekurian/Kedewanan Negeri Losungbatu menyampaikan aspirasi. Massa mulai berkumpul sekitar jam 10.00 WIB dan bergerak menuju bascamp, untuk menghindari hal yg tak terduga pihak keamanan melakukan portal di gerbang bascamp PT.AR
Aksi digelar dipalang pintu gerbang tersusun pasukan Sabhara Polres Tapsel. Dalam orasinya Asalsah menyampaikan lima tuntutan. Yakni, meminta penjelasan PT.AR terkait tanah ulayat Kekurian/Kedewanan Negeri Losungbatu.
Meminta PT AR untuk tidak melakukan kegiatan sementara sebelum adanya komunikasi penyelesaian pada Kekurian/Kedewanan Negeri Losungbatu
Meminta penjelasan PT AR terkait adanya ganti rugi lahan atau apapun bentuknya harus melalui Kekurian/Kedewanan Negeri Losungbatup aabila informasi dari PT.AR bahwa mereka sudah memverifikasi lahan bersama pemilik lahan yang dibenarkan oleh Kepala Desa Sihuik-huik.
Agar PT.AR memberdayakan masyarakat Hukum Adat (MHA) Kekurian/Kedewanan Negeri Losungbatu.
Penjelasan PT.AR sudah mengantongi Izin pinjam pakai dari kecamatan ,tapi harus memverifikasi lahan jika sudah memberitahukan kepada masyarakat setempat.
Setelah melakukan dialog, massa pendemo dipersilakan masuk dengan menghunjuk 3 orang perwakilan untuk bermusyawarah setelah mendapat izin dari perwakilan PT.AR yang disampaikan Kasat Sabhara Harun Manurung SH.
Musyawarah berlanjut sekitar 2 jam dan akhirnya mendapat penyelesaian, PT.AR menyetujui tuntutan dengan jawaban akan disampaikan ke pimpinan PT.AR untuk mendapatkan hasil sempurna dari aksi damai Kekurian/Kedewanan Negeri Losungbatu.
Hadir dari kepolisian Polres Tapsel. Kasat Intel polres Bpk.Sibutar-butar. Lapor Angkola selatan Ahmad Nasution perwakilan PT.AR, Ibu Siti Nasution (publik realition), Irham Pasaribu (publik realition exsternal), Tomi (security).
Sekira pukul pukul 15.00 wib, massa pendemo bubar dengan tertib. (Muhamad Syahnan Lubis)





