LAMPUNG BARAT, ARMADANEWS.ID — Sekolah Dasar Negeri (SDN) Waspada Lampung Barat mengeluhkan pelayanan PDAM Limau Kunci dalam hal pendistribusian air bersih.
Pasalnya, sudah delapan bulan guru dan 230
siswa di sekolah tersebut tidak menikmati air bersih.
Seperti disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Waspada, Parida, SPd.
Dikatakannya, ketiadaan air bersih untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) Waspada mengakibatkan pihak sekolah dan siswanya sangat kesulitan, dikarenakan air adalah salah satu hal yang wajib ada pada setiap sekolah justru todak tersedia.
“Sudah lebih dari delapan bulan seluruh siswa/i di sekolah yang berjumlah 230 orang tersebut, setiap harinya selalu mengeluh, saat mau Buang Air Kecil dan Buang Air Besar (BAB) mereka selalu menumpang di rumah warga setempat,” sebutnya.
Dikatakan Parida, tempat cuci tangan yang telah tersedia bagi guru maupun siswa Sekolah Dasar tersebut seperti tidak ada gunanya.
Parida saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan, saat marak Covid-19 mereka sempat laporan terhadap pengurus (PDAM) untuk memperbaiki masalah pada saluran air yang menuju (SD) tersebut dan mendapat tanggapan yang baik.
Akan tetapi, bati beberapa minggu setelah perbaikan dilakukan, air di sekolah tersebut kembali bermasalah.
“Dulu waktu marak dengan adanya virus Covid-19 kita juga sempat laporan kepada pengurus (PDAM) untuk memperbaiki saluran air menuju ke sekolah, tapi setelah beberapa minggu air yang tadinya sudah lumayan lancar kembali macet dan tidak mengalir sama sekali,” ucapnya, Rabu (15/03/2023).
Parida selaku Kepsek menambahkan, meraka juga sudah membuat sumur agar di sekolah (SD) tersebut tidak kekurangan air, akan tetapi akibat kemarau dan berjalannya waktu sumur yang di buat tadi menjadi kering dan tidak lagi menghasilkan air.
Parida mengharapkan, supaya Dinas Pendidikan setempat mendengar keluhan mereka dan segera menindak lanjuti kekurangan (SD) tersebut, karena air bersih adalah salah satu hal wajib yang ada di sekolah. (RZ)





