LAMPUNG BARAT – Kawanan gajah liar dari hutan Taman Nasional bukit barisan Selatan (TNBBS) memasuki kawasan wisata di Kecamatan BNS Suoh. Kawanan gajah tersebut merusak area wisata, dan rumah warga yang berada di Kecamatan Bns Suoh.
Kepala SKW III BKSDA Propinsi Lampung Joko Susilo menyampaikan, pihaknya bersama masyarakat setempat, pagi ini melakukan pemantauan dan pengusiran sekawanan gajah liar agar menjauh dari area wisata dan ada sebagian time lagi yang melakukan penjagaan di sekitar lokasi.
Dan saat ini juga time juga melakukan penghadangan dan penghalauan kepada kawanan gajah liar tersebut, ia perkirakan kawanan gajah liar masuk kembali ke dalam hutan. Namun ketika subuh kawanan gajah liar itu kembali memasuki dan merusak area wisata yang ada di BNS.
“Menurut laporan yang kami terima ada 18 ekor gajah yang dilaporkan resort suoh BB-TNBBS ” kata Joko.
Masih lanjut Joko ,mengatakan bahwa kawanan gajah liar itu sudah terpasang GPS collar ,meski tidak semua nya di pasang. Sebelum nya juga BB-TNBBS Lambar bersama BKSDA Bengkulu serta kawan-kawan mitra seperti, YKWS, PILI, WCS dan YABI sudah memasang GPS collar di sekelompok kawanan gajah liar yang ada di Lampung barat .
“Hal ini dilakukan guna memantau satwa yang di lindungi tersebut,” ujar Ismanto.
Alat pelacak tersebut berupa kalung yang terpasang disalah satu kawanan gajah liar tersebut telah terpasang pula GPS collar pada salah satu kelompok gajah liar, kelompok gajah liar jambul berjumlah 6 ekor, yang kita pasang pada tanggal 23 Maret 2023 tahun lalu. Ketika sekawanan gajah itu sedang berada di Desa Sukamarga Kecamatan Suoh,” pungkasnya. (Iwan)





