Armada News
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb
No Result
View All Result
Armada News
  • News
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
HomeRegionalKABUPATENBatu Bara
Istana Niat Lima Laras Jadi Cagar Budaya, dan Wujudkan Masuk Warisan Dunia

Istana Niat Lima Laras Jadi Cagar Budaya, dan Wujudkan Masuk Warisan Dunia

Penulis:Armadanews.id
4 Juni 2024 | 07:34 WIB
inBatu Bara

BATUBARA– Penjabat (Pj) Bupati Batubara Nizhamul SE MM meresmikan Istana Niat Lima Laras di Desa Lima Laras, menjadi Situs Cagar Budaya Kabupaten Batubara yang ditandai dengan pemasangan plang Cagar Budaya bersama Zuriat Lima Laras, Jumat, (31/05/2024).

PJ Bupati Nizhamul mewujudkan bukti nyata kinerjanya dengan menjaga warisan bangunan sejarah di daerah itu dengan terwujudnya Situs Cagar Budaya Istana Niat Laras.

Penetapan Istana Niat Lima Laras sebagai bangunan cagar budaya sesuai dengan ketentuan pasal 33 ayat 1 dan pasal 45 nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya dan surat keputusan Pj. Bupati Batubara nomor 406/Disporabudpar/2024.

Kepada wartawan Nizhamul mengutarakan setelah tahap penetapan Istana Niat Lima Laras sebagai Cagar Budaya , maka langkah – langkah revitalisasi selanjutnya akan terus dilaksanakan.

“Revitalisasi adalah proses menghidupkan kembali apa yang sebelumnya pernah ada. Yang berarti, kita akan menyempurnakan kembali bangunan Istana Niat Lima Laras ini, kembali seperti bentuk aslinya. Artinya, dalam proses konkritnya adalah memperbaiki aspek fisik, ekonomi dan sosial Istana Niat Lima Laras ini,” ujarnya.

Nizhamul mengharapkan agar semua warga Batubara ikut melestarikan. Cagar Budaya Istana Niat Lima Laras.Dengan ikut berperannya masyarakat berarti semakin sadar, peduli terhadap pentingnya menjaga kelestarian cagar budaya ini.

Tidak lupa, dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses penetapan dan pemasangan plang cagar budaya ini.
“Dan kami ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Zuriyat Lima Laras, atas dukungan dan persetujuannya. Tanpa dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, tentu upaya pelestarian ini tidak akan berjalan dengan baik,” ucapnya.

Harapannya kepada para Kepala Daerah yang akan memimpin Kabupaten Batubara kedepannya diharapkan untuk terus menggali situs – situs warisan budaya yang ada dan terus berusaha menetapkan sebagai situs cagar budaya.
Perwakilan dari ahli waris Istana Niat Lima Laras, Latipa, mengucapkan terima kasih atas ditetapkan sebagai situs budaya.
“Dengan ditetapkannya Istana Niat Lima Laras sebagai situs cagar budaya, para ahli waris dan masyarakat Kabupaten Batubara sangat mendukung hal tersebut” ucap Latipa.

Latipa mengungkapkan Istana Niat Lima Laras menjadi Situs Cagar Budaya telah lama di dambakan dari masih Kabupaten Asahan.
Dirinya berharap dengan ditetapkannya Istana Niat Lima Laras sebagai situs cagar budaya. Masyarakat dan generasi – generasi muda dapat menikmati peninggalan – peninggalan kebudayaan warisan melayu di Kabupaten Batubara serta diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar.

Sejarah Istana Niat Lima Laras

Dari catatan sejarah Istana Niat Lima Laras diketahui memiliki 6 anjungan yang masing-masing menghadap ke arah empat mata angin, memiliki 28 pintu dan 66 pasang jendela.

Lantai bawah dan balai ruangan berornamen China dan terbuat dari beton yang dipergunakan sebagai tempat bermusyawarah. Pada lantai II dan III bangunan diperuntukkan sebagai tempat tinggal keluarga kerajaan dan hanya terbuat dari kayu.
Terdapat beberapa kamar dengan ukuran 30 m2 di lantai II dan III yang dihubungkan oleh tangga yang melingkar di tengah-tengah ruangan istana.Keunikan Istana ini menjadi simbol sejarah Melayu pesisir yang ada di Tanjung Tiram.

Awal Larangan

Berawal dari larangan berdagang yang diterapkan oleh Pemerintahan Hindia Belanda terhadap para raja yang ditentang oleh Datuk Matyoeda. Datuk Matyoeda sendiri adalah Raja Kerajaan Lima Laras XII, yang bertahta pada tahun 1883 – 1919.
Larangan Berdagang tanpa alasan yang jelas oleh pemerintah Hindia Belanda disinyalir akibat dari imbas monopoli perdagangan hasil bumi. Bila ada yang melanggar kebijakan tersebut maka armada beserta isinya akan ditarik paksa oleh pemerintah Hindia Belanda.
Datuk Matyoeda sering berdagang hasil bumi (Kopra, Damar, dan Rotan) ke Malaka, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Datuk Matyoeda sering berhadapan dengan pemerintah Hindia Belanda akibat dari kebijakan tersebut, sehingga timbul niat/nazar Datuk Matyoeda untuk membangun sebuah Istana apabila dapat berhasil dengan selamat. Dan ternyata Datuk Matyoeda dapat berlabuh di pelabuhan Tanjung Tiram dan juga memiliki untung besar dari berdagang hasil bumi.

Bangun Istana

Di perjalanannya, Raja membangun istana dengan biaya sebesar 150.000 Gulden, dengan mendatangkan 80 orang tenaga ahli dari negeri China dan Pulau Penang Malaysia, dan sejumlah tukang yang berasal dari sekitar pembangunan istana.
Datuk Matyoeda bersama keluarga beserta unsur pemerintahannya mendiami lokasi istana sejak tahun 1883 (awal perencanaan pembangunan istana) hingga berdirinya istana pada tahun 1912. Waktu wafatnya Datuk Matyoeda pada 7 Juni 1919, sekaligus penanda berakhirnya kejayaan Kerajaan Lima Laras. Aktivitas di istana berakhir pada tahun 1923, yaitu akhir dari pemerintahan Datuk Muda Abdul Roni (Raja Kerajaan Lima Laras XIII).

Pada tahun 1942 tentara Jepang masuk ke Asahan dan menguasai istana. Pada masa Agresi Militer II, Istana Niat Lima Laras kembali ke Republik Indonesia dan ditempati oleh Angkatan Laut RI di bawah pimpinan Mayor Dahrif Nasution. (*/AN)

Lanjutkan Membaca

Respons Cepat Polisi Airud, Konflik Nelayan di Laut Batubara Berakhir Damai
Batu Bara

Respons Cepat Polisi Airud, Konflik Nelayan di Laut Batubara Berakhir Damai

Penulis:Armadanews.id
24 Januari 2026 | 11:52 WIB

BATU BARA -- Siang itu, gelombang di perairan Tambun Tulang, Kabupaten Batubara, tak hanya membawa riak laut, tetapi juga ketegangan....

Read moreDetails
Mantan Ketua PWI Alpian Nakhodai SMSI Kabupaten Batu Bara
Batu Bara

Mantan Ketua PWI Alpian Nakhodai SMSI Kabupaten Batu Bara

Penulis:Armadanews.id
23 Januari 2025 | 15:11 WIB

BARU BARA -- Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, resmi dilantik. Ketua Alpian S.Sos.I,...

Read moreDetails
Bingkisan ke Jamaah Haji Dianggap Bermuatan Politis, Ini Kata Kanwil Kemenag Sumut
Batu Bara

Bingkisan ke Jamaah Haji Dianggap Bermuatan Politis, Ini Kata Kanwil Kemenag Sumut

Penulis:Armadanews.id
6 Juli 2024 | 23:45 WIB

MEDAN - Penjabat (Pj) Bupati Batubara, Heri Wahyudi Marpaung, diduga tidak netral jelang kontestasi Pemilihan Gubernur - Wakil Gubernur Sumatera...

Read moreDetails
Pj Bupati Nizhamul Berangkatkan Puluhan Ahli Waris Kedatukan Batubara ke Kesultanan Siak
Batu Bara

Pj Bupati Nizhamul Berangkatkan Puluhan Ahli Waris Kedatukan Batubara ke Kesultanan Siak

Penulis:Armadanews.id
8 Juni 2024 | 09:54 WIB

INDRAPURA - Keseriusan dan kepedulian Pj Bupati Batubara Nizhamul SE MM terhadap keberadaan zuriat keturunan Kedatukan Istana Niat Lima Laras...

Read moreDetails

Berita Terbaru

Pakpak Bharat

Syukuran Kenaikan Pangkat Anggota Polsek Kerajaan Bripka Antoni Sinaga

9 Juli 2026 | 09:34 WIB
Pematang Siantar

Andrew T Panjaitan Terpilih Aklamasi Pimpin DPC PJS Kota Pematangsiantar

8 Juli 2026 | 09:35 WIB
Simalungun

Soemardi Sinaga: “Jawab Jujur, Sensus Ekonomi 2026 Dijamin 100% Aman”

7 Juli 2026 | 14:00 WIB
Toba

Kasus Penganiayaan di Asrama YTBS Menguak, Tiga ABH Diadili, Korban Berikan Keterangan di PN Balige

7 Juli 2026 | 09:51 WIB
Pakpak Bharat

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunker Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementerian Pertanian

6 Juli 2026 | 15:11 WIB
Pakpak Bharat

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Apel Gabungan Awal Bulan Juli

6 Juli 2026 | 09:55 WIB
Pakpak Bharat

Sekda Pakpak Serahkan Akta Kematian Alm Sabar Manik, Anggota DPRD Kabupaten Pakpak Bharat

30 Juni 2026 | 12:26 WIB
Pakpak Bharat

Tim Taekwondo Pakpak Bharat Berhasil Mencuri Poin Pada Ajang Sumut Nasional Taekwondo Championship 2026

30 Juni 2026 | 12:21 WIB
Pakpak Bharat

Sekda Pakpak Bharat Membuka Orientasi PPPK Tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat

30 Juni 2026 | 12:16 WIB
Medan

Ipunk Tegaskan tidak Ada Belanja BBM Fiktif, Minta Media Kedepankan Akurasi dan Verifikasi

30 Juni 2026 | 07:09 WIB
Simalungun

Bupati Simalungun Hadirkan Pelayanan Terpadu di Kecamatan Bandar Masilam

29 Juni 2026 | 19:04 WIB
Pakpak Bharat

Pemkab Pakpak Bharat Gelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-33 

29 Juni 2026 | 16:01 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Terms
  • Policy
  • Pedoman
PT. Putra Armada Defran
Jalan Handayani II, Bah Kapul, Sitalasari, Pematang Siantar

© 2026 Armada News ID

rotasibarakberita hari inidanau toba

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb

© 2026 Armada News ID

rotasibarakberita hari inidanau toba

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
    • Samosir
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Batu Bara
    • Sibolga
    • Tapanuli Utara
    • Asahan
    • Labuhan Batu
    • Sidempuan
    • Tapanuli Selatan
  • Dunia
  • Politik
  • Pilkada
  • Uang
  • Kolom
  • Seleb

© 2026 Armada News ID

rotasibarakberita hari inidanau toba