WAY KANAN– Pemerintah Kabupaten Way Kanan saat ini tengah mengajukan kembali permohonan relokasi calon lahan Sekolah Rakyat kepada Kementerian Sosial.
Sebelumnya, Pemkab Way Kanan telah menerima hibah tanah dari Pemerintah Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu. Tanah tersebut berlokasi di Tanjung Agung dan direncanakan sebagai calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Penyerahan hibah tanah dilakukan secara resmi dan ditandatangani langsung oleh Bupati Way Kanan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, Bismijanadi, mengatakan sebelumnya pemerintah daerah telah mengajukan rencana lokasi pendirian Sekolah Rakyat di wilayah Kawasan Terpadu Mandiri (KTM). Namun, setelah dilakukan peninjauan, lokasi tersebut dinilai tidak memenuhi syarat teknis.
Menurut Bismijanadi, lahan di wilayah KTM memiliki tingkat kemiringan atau elevasi lebih dari 20 persen, sehingga tidak layak digunakan untuk pembangunan fasilitas pendidikan. Karena kondisi tersebut, pihaknya mencari alternatif lokasi yang lebih sesuai.
Ia menambahkan, Pemerintah Kampung Gunung Sangkaran kemudian bersedia menghibahkan lahan seluas sembilan hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut. Lahan hibah tersebut dinilai memenuhi persyaratan karena memiliki kontur tanah yang lebih landai.
“Lahan yang dihibahkan oleh Pemerintah Kampung Gunung Sangkaran dinilai telah memenuhi standar teknis dan sangat ideal untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” kata Bismijanadi, Selasa (07/10/2025).
Dia berharap dengan mengajukan kembali permohonan relokasi calon lahan Sekolah Rakyat kepada Kementerian Sosial dapat segera ditetapkan sebagai lokasi resmi pembangunan, sehingga proses pembangunannya dapat segera dilakukan. (Bahtiar/UIN)





