SIMALUNGUN – Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam memperluas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat berbuah manis. Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menerima Piagam Penghargaan TPAKD Award 2025 sebagai Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Wilayah Sumatera.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam ajang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD 2025, yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan tema besar “Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional melalui Peningkatan Akses Keuangan Daerah.”
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mendagri Tito Karnavian, pimpinan OJK, Bank Indonesia, serta para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia. Salah satu agenda penting Rakornas kali ini adalah peluncuran Roadmap TPAKD 2026–2030 dan penyerahan TPAKD Award 2025 untuk pemerintah daerah dengan kinerja terbaik dalam memperluas inklusi keuangan.

Mendorong Masyarakat Melek Keuangan
Bupati Anton Saragih menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bukti nyata kerja keras dan sinergi yang solid antara Pemkab Simalungun, pemerintah pusat, OJK, serta lembaga keuangan di daerah.
“Akses keuangan bukan hanya tentang membuka rekening atau mendapatkan kredit, tetapi tentang memberdayakan masyarakat — terutama pelaku usaha mikro, petani, ibu rumah tangga, dan generasi muda — agar mampu mengelola keuangan, menabung, dan berinvestasi secara berkelanjutan,” ujar Dr. H. Anton Achmad Saragih.
Menurutnya, inklusi keuangan adalah fondasi penting dalam membangun ekonomi rakyat. Melalui TPAKD, Pemkab Simalungun terus menginisiasi berbagai program inovatif seperti Gerakan Simalungun Menabung, Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Petani dan UMKM, serta digitalisasi layanan keuangan desa.
Langkah-langkah tersebut berhasil memperluas jangkauan layanan perbankan hingga ke pelosok desa, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan memperkuat ekonomi keluarga.
Ekonomi Lokal Semakin Tangguh
Dengan meningkatnya akses masyarakat terhadap lembaga keuangan formal, geliat ekonomi di Kabupaten Simalungun kini semakin terasa. Pertumbuhan UMKM terus menunjukkan tren positif, sektor pertanian makin produktif, dan ekonomi kreatif lokal mulai berdaya saing di tingkat regional.

Bupati Anton optimistis bahwa kerja sama lintas sektor akan terus menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi Simalungun.
“Kami percaya, ekonomi yang kuat lahir dari masyarakat yang melek finansial dan memiliki akses yang adil terhadap layanan keuangan. Pemerintah daerah hadir untuk memastikan setiap warga Simalungun memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan maju,” tegasnya.
Prestasi ini semakin mempertegas peran Kabupaten Simalungun sebagai daerah yang berkomitmen tinggi dalam mendukung program nasional inklusi keuangan 90 persen pada tahun 2026, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari desa hingga kota.
Simalungun Hebat, Ekonomi Kuat
Melalui sinergi antara Pemkab Simalungun, pemerintah pusat, dan OJK, arah pembangunan ekonomi di Simalungun kini semakin jelas: menuju masyarakat yang mandiri secara finansial, produktif secara ekonomi, dan maju secara berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Dr. H. Anton Achmad Saragih membawa Kabupaten Simalungun menuju masa depan yang lebih inklusif, tangguh, dan berdaya saing. (AN)





