WAY KANAN— Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Operasi Pasar Murah Reguler dan Pasar Khusus sebagai langkah strategis pengendalian inflasi daerah tahun 2025.
Kegiatan dipusatkan di Lapangan Balai Kampung Bonglay, Kecamatan Banjit, Senin (27/10/2025) kemarin.
Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen rutin tahunan Pemkab Way Kanan.
Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat, terutama dari keluarga kurang mampu, agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Dia menekankan, operasi pasar ini tidak hanya bertujuan mengendalikan inflasi, tetapi juga sebagai langkah nyata pemerintah dalam menekan dampak lonjakan harga kebutuhan pokok yang dapat membebani masyarakat.
“Dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan pasar murah bersubsidi ini dengan baik dan bijak dalam berbelanja,” kata Ayu Asalasiyah.
Dia menjelaskan kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Sejumlah komoditas pokok disediakan dalam operasi pasar kali ini. Untuk komoditas bersubsidi, pemerintah menyediakan gula pasir sebanyak 1.517 kg per titik, minyak goreng 1.517 kg per titik, dan telur ayam ras 117 kg per titik.
Selain itu, disediakan pula komoditas non-subsidi untuk melengkapi kebutuhan masyarakat.
Komoditas tersebut mencakup 10 ton beras murah dari Bulog Divre Lampung Utara, yang dialokasikan 2 ton per titik lokasi, serta Gas LPG tabung 3 kg dari Pertamina.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat rumah tangga. (Bahtiar/UIN)





