WAY KANAN— Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Way Kanan menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Way Kanan. Uji coba layanan publik tersebut telah dimulai sejak Senin (17/11/2025) lalu.
Kehadiran MPP menandai komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam menyederhanakan birokrasi dan meningkatkan daya saing daerah.
Layanan ini merupakan wujud pengintegrasian berbagai layanan publik secara terpadu di satu lokasi, bertujuan utama meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, dan keamanan bagi masyarakat.
Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Way Kanan, Nuryadin, menjelaskan soft launching ini merupakan langkah sosialisasi untuk memastikan masyarakat mengetahui telah tersedianya layanan terpadu yang terintegrasi.
MPP berlokasi strategis di Jalan Lintas Sumatera, Pasar Inpres Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan.
Untuk memberikan kenyamanan maksimal, seluruh fasilitas, sarana, dan prasarana telah dipersiapkan secara matang. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain, akses internet Wi-Fi gratis untuk masyarakat, ruang laktasi dan tempat bermain anak.
Kemudian fasilitas khusus penyandang disabilitas dan fasilitas perbankan dan mushola, serta fasilitas pojok baca.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman berurusan di MPP. Segala persiapan, termasuk sistem dan jaringan yang terintegrasi antar gerai, sudah kami pastikan berfungsi dengan baik menjelang uji coba layanan ini,” kata dia.
Pada tahap soft launching ini, MPP Kabupaten Way Kanan menyediakan 40 layanan publik yang terpusat dan terintegrasi.
Layanan ini diselenggarakan 12 instansi berbeda, melibatkan baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Way Kanan maupun Instansi Vertikal dan Eksternal.
Pengintegrasian ini diharapkan dapat memangkas waktu dan biaya yang selama ini dikeluarkan masyarakat saat harus mengurus berbagai dokumen di lokasi berbeda.
Dengan kemudahan ini, daya saing global dalam kemudahan berusaha di Kabupaten Way Kanan juga diharapkan akan meningkat signifikan.
Uji coba layanan pada 17 November 2025 ini menjadi momentum krusial untuk memastikan seluruh sistem berjalan mulus sebelum peresmian penuh.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas baru ini dan memberikan masukan konstruktif demi penyempurnaan layanan. (Bahtiar/UIN)





